Cegah Stunting, Rawat dengan Kasih: Mahasiswa KKN-T Undip Beri Edukasi Warga tentang Pola Asuh Positif

banner 468x60

Portalika.com [PEMALANG] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 160 Universitas Diponegoro (Undip) Semarang berhasil mengedukasi warga Desa Kaliprau melalui kegiatan sosialisasi berjudul ‘Kenali, Sadari, dan Hindari Stunting Sejak Dini’. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 9 Agustus 2025 di Aula Balaidesa Kaliprau, Kabupaten Pemalang ini mendapat sambutan hangat dan umpan balik yang positif dari para peserta.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus stunting yang terjadi di Desa Kaliprau. Kondisi gagal tumbuh secara optimal ini tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak saja, tetapi juga pada perkembangan otak, kecerdasan, kesehatan, hingga produktivitas mereka di masa depan.

banner 300x250

Meski sering dikaitkan dengan kurangnya asupan gizi, pola pengasuhan yang kurang tepat juga menjadi faktor penyebab yang tak kalah penting.

Sebagai bentuk kepedulian, mahasiswa KKN-T 160 Universitas Diponegoro memberikan sejumlah materi edukasi yang dibawakan oleh beberapa perwakilan mahasiswa dari program studi yang berbeda.

Portalika.com/Ist

Topik yang disampaikan, meliputi pemenuhan nutrisi harian anak, tahap perkembangan anak, pengasuhan positif, pemanfaatan bahan pangan lokal dan gizi bahari, hingga konsep ‘isi piringku’ sebagai panduan makan sehat pada ibu hamil dan balita.

Salah satu sesi dalam kegiatan ini adalah sosialisasi mengenai ‘Pengasuhan Positif: Kunci Anak Tumbuh Sehat’ yang dibawakan oleh Fannia Latifa Nurluthfia, mahasiswa S1 Psikologi Universitas Diponegoro.

Dalam sesi ini, terdapat beberapa materi yang disampaikan, seperti pengertian pola asuh dan pengasuhan positif, ciri-ciri pengasuhan positif, peran ayah dan ibu dalam pengasuhan, serta tips melakukan pengasuhan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Harapannya, materi yang telah disampaikan dapat diterapkan oleh para peserta di rumah, sehingga anak-anak Desa Kaliprau dapat tumbuh dengan sehat dan kuat serta angka stunting di Desa Kaliprau dapat berkurang. (*)

Penulis: Fannia Latifa Nurluthfia, mahasiswa S1 Psikologi Undip Semarang

Editor: Triantotus

Komentar