Mahasiswa KKN Unisri Abdikan Diri di SD dan TPA, Dorong Literasi dan Pendidikan Agama Sejak Dini

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa KKN dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Firda Hanifah Fawzi melaksanakan pengabdian di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, aktif menginisiasi kegiatan edukatif untuk anak-anak usia dini.

Melalui program kerja (proker) individu, Firda terlibat langsung dalam proses pembelajaran di SD Negeri Beku pada 25 Juli 2025 serta memberikan pendidikan agama di TPA MBS Klaten pada 2 Agustus 2025.

banner 300x250

Dia bercerita pada kegiatan di sekolah, mahasiswa mendapatkan izin dari pihak sekolah untuk mengajar siswa kelas 1 SD. Kegiatan yang dilaksanakan berupa latihan menebalkan angka dan mewarnai gambar buah sesuai jumlah angka tersebut.

Metode ini dipilih agar anak-anak lebih mudah memahami konsep bilangan dan jumlah melalui pendekatan visual dan motorik halus yang menyenangkan.

“Anak-anak terlihat sangat antusias ketika diminta menebalkan angka dan mewarnai. Kegiatan sederhana ini ternyata bisa membuat mereka lebih fokus dan semangat belajar,” ungkap Firda.

Portalika.com/Ist

Selain kegiatan di sekolah, proker individu juga dilaksanakan di luar lingkungan formal, yaitu melalui kegiatan mengajar mengaji bagi anak-anak SD yang dilaksanakan di TPA MBS Klaten. Kegiatan ini rutin dilaksanakan dua kali dalam seminggu, dan difokuskan pada pembelajaran huruf hijaiyah, iqro’, Alquran dan hafalan surat pendek.

“Melalui kegiatan ini, saya ingin membantu anak-anak tidak hanya bisa membaca Alquran, tetapi juga mencintai proses belajar agama sejak dini,” jelasnya.

Menurutnya, program ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Harapannya, kegiatan yang dilakukan selama KKN ini dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan literasi dasar dan pendidikan agama di kalangan anak-anak desa.

“Dengan adanya kegiatan ini, anak-anak di Desa Beku diharapkan semakin termotivasi untuk belajar, baik dalam bidang akademik di sekolah maupun dalam memahami nilai-nilai keagamaan di luar sekolah,” tandasnya. (*)

Penulis: Firda Hanifah Fawzi, mahasiswa KKN Unisri Surakarta

Editor: Suryono

Komentar