Mahasiswa KKN Unisri Ajak Ibu-Ibu Kelompok Senam Desa Melek Digital, Naik Kelas Lewat E-Commerce dan Google Maps

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Di era serba digital, pemasaran produk tidak lagi terbatas pada pasar tradisional. Kini, siapa pun bisa memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan usaha mereka kepada masyarakat luas.

Hal inilah yang mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Prodi Manajemen Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta untuk mengadakan sosialisasi bertajuk UMKM Melek Digital: Naik Kelas Lewat E-Commerce dan Google Maps.

banner 300x250

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 5 Agustus 2025, di kediaman Sri Mulyani (Bandi) di Desa Kunden, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Sebanyak 40 peserta yang merupakan anggota kelompok senam ibu-ibu desa hadir mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Menariknya, sebagian dari mereka juga pelaku UMKM dengan usaha yang beragam, mulai dari penjual cilok, perajin kebaya, pembuat rambak, hingga pemilik jasa laundry.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan berbagai strategi pemasaran digital yang mudah dilakukan dengan memanfaatkan smartphone.

Peserta diajak memahami pentingnya promosi melalui WhatsApp, Instagram, dan TikTok yang kini menjadi media efektif dan gratis untuk memperluas jangkauan pasar.

Portalika.com/Ist

Selain itu, peserta juga belajar membuat konten sederhana berupa foto dan video produk, serta diperkenalkan pada langkah praktis mendaftarkan lokasi usaha mereka di Google Maps agar lebih mudah ditemukan oleh konsumen dari luar desa.

Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan penuh interaksi. Beberapa peserta berbagi pengalaman mereka saat berjualan lewat status WhatsApp, sementara yang lain bersemangat mencoba ide membuat video promosi singkat. Bahkan, ada peserta yang langsung tertarik untuk mendaftarkan usahanya di Google Maps setelah materi disampaikan.

Menurut Nabila Asyiifa Amanda, mahasiswa penyelenggara kegiatan, digitalisasi UMKM tidak harus mahal.

“Cukup dengan HP yang sudah digunakan sehari-hari, usaha bisa dipromosikan ke luar desa bahkan luar kota. Yang penting berani tampil dan konsisten membuat konten,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi UMKM di Desa Kunden untuk lebih percaya diri dalam memasarkan produknya secara online.

Dengan semangat ibu-ibu senam yang kini mulai melek digital, produk lokal desa tidak hanya akan dikenal di sekitar lingkungan mereka, tetapi juga berpeluang menjangkau konsumen yang lebih luas. (*)

Editor: Suryono

Komentar