Cegah Keracunan, Guru Ekonomi Smandakara Buat Aplikasi Save Eat Smandakara

banner 468x60

Portalika.com [KARANGANYAR] – Taufik Mulyadi, guru ekonomi SMA Negeri 2 Karanganyar membuat aplikasi deteksi makanan bernama Save Eat Smandakara. Aplikasi ini dirancang sebagai pendeteksi makanan layak makan atau tidak berdasarkan gambar dan ulasannya.

Pembuatan aplikasi ini dilatarbelakangi keprihatinan adanya kasus keracunan sejumlah siswa dalam program makan bergizi gratis (MBG). Dia terdorong membuat aplikasi Save Eat Smandakara untuk menghindari siswa agar tak terdampak keracunan terhadap makanan.

banner 300x250

“Aplikasi ini berfungsi untuk mendeteksi kelayakan makanan secara visual. Sehingga, harapannya peristiwa keracunan makanan dapat dihindari,” jelas Taufik kepada media, Selasa, 14 Oktober 2025.

BACA JUGA  Miliki Sabu Satu Kilogram Lebih, Tersangka Nandut Terancam Hukuman Mati

“Saya prihatin, banyak terjadi kasus keracunan pada siswa, termasuk di Karanganyar, dari itu saya mencoba membuat aplikasi sederhana ini untuk membantu mendeteksi makanan layak atau tidak dikonsumsi,” imbuhnya.

Taufik menjelaskan, cara kerja aplikasi ini mengidentifikasi dari foto makanan yang dimasukkan ke aplikasi tersebut. Selanjutnya, akan ada ulasan seperti apakah makanan atau botol makanan atau minuman berlendir dan lain sebagainya.

BACA JUGA  Kantor Pertanahan Wonogiri Lakukan Pelayanan Extramiles Lewat Program Pelataran

Hasil akhirnya, aplikasi akan memberikan rekomendasi apakah makanan tersebut layak makan atau tidak. Sehingga, makanan tidak perlu disentuh atau diicipi terlebih dulu.

“Kalau rekomendasi aplikasi tidak layak makan. Maka tim akan berkoordinasi apakah program makan itu dilanjutkan apa tidak sebaiknya,” tandasnya.

Seperti diketahui, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), sangat getol menyukseskan program unggulan presiden Prabowo ini. Mereka gerak cepat dengan mendorong semua SPPG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

BACA JUGA  Menteri AHY Kenakan Baamar Galung Pancar Matahari Dari Kalimantan Tengah Pada Upacara Peringatan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI

Gubernur juga meminta semua daerah membentuk posko penanganan KLB (Kondisi Luar Biasa) MBG dengan membuka hotline pengaduan.

Hotline aduan program Makan Bergizi Gratis (MBG) provinsi bisa melalui nomor 0811-2622-000 dan Call center JNN 150945. (*)

Editor: Triantotus

Komentar