Portalika.com [KENDAL] – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (Undip) di Kelurahan Karangsari, Kabupaten Kendal, melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat Kompetitif Nasional Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa Tahun 2024.
Program ini berfokus pada dua sektor utama yaitu revitalisasi seni budaya dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM. Pelaksanaan program KKN ini berada di bawah tim dosen yang terdiri dari Triyono, SH, MKn dan drh Siti Susanti, PhD (Universitas Diponegoro) serta Prof Dr Dewi Sulistianingsih, SH, MH (Universitas Negeri Semarang).
Dua program kerja utama yang diusung oleh kegiatan pengabdian ini adalah Pemberdayaan Komunitas New Putra Budoyo dan Pembangunan Infrastruktur Penunjang serta Startup dan Scale Up UMKM Strategi Pengembangan Bisnis untuk Usaha PKK.
Revitalisasi Seni Barong: Dari Stagnasi Menuju Legalitas dan Inovasi
Komunitas New Putra Budoyo, kelompok kesenian barong lokal Karangsari, menghadapi tantangan besar berupa stagnasi inovasi pertunjukan dan sistem administrasi yang belum terstruktur.
Menanggapi hal ini, tim KKN Undip meluncurkan serangkaian program solusi yang komprehensif, mencakup aspek teknis dan legal dengan cara;
- Inovasi Pertunjukan: Menciptakan kreasi baru seperti pembuatan cerita (lakon) barong, pengembangan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam pementasan, serta penataan pementasan.
- Pengembangan Teknologi Visual: Melakukan inovasi pada properti dengan pembuatan asap praktis dan mata barong yang bisa menyala, menambah daya tarik pertunjukan.
- Penguatan Administrasi dan Hukum: Membantu pengelolaan arsip dan dokumentasi, pembuatan akta perkumpulan, hingga pengusulan kerja sama (MOU) dengan dinas pariwisata. Inovasi yang dilaksanakan ini diterima dengan baik oleh Komunitas New Putra Budoyo sebagai langkah maju yang berhasil menjawab permasalahan yang ada.
- Penguatan Ekonomi: UMKM Siap Go Digital dengan Pembentukan Paguyuban. Fokus kedua adalah membantu UMKM yang dikelola oleh usaha PKK agar siap menghadapi pasar dan perubahan teknologi. Masalah utama yang ditemukan adalah proses produksi yang masih tradisional, belum optimalnya pengelolaan limbah, dan ketidaksiapan menghadapi digitalisasi.

Portalika.com/Ist
Strategi yang dirumuskan tim KKN untuk mendorong UMKM naik kelas meliputi:
- Penguatan Kelembagaan dan Kualitas: Memfasilitasi pembentukan Paguyuban UMKM Karangsari, pengujian kandungan gizi, dan sertifikasi halal produk.
- Digitalisasi dan Akses Pasar: Pembuatan website dan digitalisasi akses pasar, serta penyediaan informasi UMKM.
- Peningkatan Kapasitas Manajemen: Memberikan pelatihan manajemen bisnis, pencatatan keuangan, dan pelatihan pengelolaan limbah, diakhiri dengan implementasi konsep bazar UMKM.
Para pelaku UMKM menyambut positif program ini. Kusoyo, pemilik Mr Kus Dimsum dan Pempek, secara spesifik mengapresiasi terbentuknya Paguyuban UMKM Karangsari yang menjadi wadah kolaborasi.
Sedangkan Minarti juga merasakan manfaatnya, terutama bantuan peralatan seperti vakum yang menunjang kemajuan usahanya. Program ini diharapkan dapat menciptakan pondasi yang kuat bagi masyarakat Karangsari untuk terus mengembangkan potensi seni dan ekonomi lokal mereka secara berkelanjutan.
Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini terselenggara atas dukungan pendanaan dari: Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi TA. 2024 Sesuai dengan Nomor Kontrak Induk: 068/E5/PG.02.00/PM.BARU/2024 (tanggal 11 Juni 2024) dan Nomor Kontrak Pelaksanaan Program: 602-08/UN7.D2/PM/VI/2024 tanggal 12 Juni 2024. (*)
Editor: Triantotus













Komentar