Capaian, Tantangan dan Kekurangan Jadi Pijakan Perbaikan Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani memimpin apel awal tahun Pemerintah Kota Surakarta di halaman Balaikota Surakarta, Senin, 5 Januari 2026 dan diikuti Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, seluruh Kepala OPD, Camat, Lurah, serta ASN dan CASN di lingkungan Pemkot Surakarta.

Astrid menyampaikan awal tahun menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas kinerja selama satu tahun terakhir. Menurutnya, tahun yang telah dilalui harus dijadikan bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk melangkah lebih baik di tahun yang baru.

banner 300x250

“Tahun baru adalah momen refleksi. Apa yang sudah kita kerjakan satu tahun ke belakang harus menjadi bahan evaluasi, sekaligus pijakan untuk melangkah lebih baik di tahun ini,” kata Astrid.

Astrid menegaskan berbagai capaian, tantangan, serta kekurangan pada tahun sebelumnya perlu dicermati secara objektif agar dapat melahirkan perbaikan nyata, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memperkuat kolaborasi lintas sektor. Astrid menilai keberhasilan program pemerintah hanya dapat dicapai melalui kerja bersama dengan mengedepankan semangat gotong royong.

“Koordinasi antar OPD harus terus diperkuat. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi kunci untuk menyukseskan Asta Cita Walikota dan Wakil Walikota,” tegasnya.

Lebih lanjut, Astrid mengingatkan bahwa tahun 2026 merupakan tahun utuh bagi Pemerintah Kota Surakarta untuk mengimplementasikan visi dan misi kepemimpinan, yakni mewujudkan Kota Surakarta yang maju, berdaya saing, berkelanjutan, dan berkeadilan dengan pelayanan publik yang humanis serta pembangunan yang inklusif.

Seluruh jajaran diminta menyelaraskan program dan kegiatan dengan Asta Cita Walikota dan Wakil Walikota Surakarta sebagai arah pembangunan daerah.

“Tahun 2026 adalah tahun utuh untuk mengimplementasikan visi dan misi Pemerintah Kota Surakarta. Seluruh program harus sejalan dengan Asta Cita Walikota dan Wakil Walikota, dengan semangat kolaborasi, gotong royong, dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkas Astrid.

Pada kesempatan tersebut, Astrid juga menegaskan bahwa salah satu fokus utama Pemerintah Kota Surakarta pada tahun 2026 adalah mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut akan dilakukan melalui berbagai strategi, antara lain optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah, penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

“Peningkatan PAD menjadi fokus penting di tahun 2026. Ini membutuhkan strategi yang terintegrasi, inovatif, dan didukung kinerja seluruh OPD agar pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Astrid. (Ariyanto)

Komentar