Ramadan Light Festival dan Kampung Ramadan di Hari Pertama Gebyar Ramadan 2026 Pendapi Balaikota Solo

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani membuka rangkaian Gebyar Ramadan 2026 di Pendapi Balaikota Surakarta, Kamis, 19 Februari 2026. Pembukaan ini menandai dimulainya berbagai kegiatan Ramadan yang dipusatkan di kawasan Balaikota dan Pasar Gede.

Di hari pertama Ramadan, Pemerintah Kota Surakarta menghadirkan Ramadan Light Festival dan Kampung Ramadan sebagai ruang kreativitas sekaligus penggerak ekonomi warga. Kawasan Balaikota dihiasi ornamen tematik yang terhubung dengan rangkaian perayaan sebelumnya, mulai dari Imlek hingga Ramadan, menciptakan suasana kota yang semarak dan sarat nilai toleransi.

banner 300x250

“Hari pertama bulan Ramadan, Pemerintah Kota Surakarta menyambut banyak sekali aktivasi kegiatan selama bulan Ramadan. Salah satunya di pusat balaikota ini, di Pendapi, barusan diselenggarakan opening untuk Ramadan Light Festival dan juga Kampung Ramadhan. Kami menggabungkan kreativitas yang sudah berjalan, mulai dari perayaan Imlek kemudian nyambung ke Ramadhan. Banyak ornamen dipasang di sepanjang kawasan Balaikota dan Pasar Gede, serta banyak UMKM yang kami berikan ruang untuk berjualan,” ujar Astrid.

Pemkot juga menyiapkan penataan khusus bagi pedagang takjil dan pelaku UMKM agar lebih tertib dan terpusat. Arahan Wali Kota Surakarta sebelumnya menekankan optimalisasi pemanfaatan aset pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk mendukung geliat ekonomi selama Ramadan.

“Penataan kawasan pedagang takjil ini untuk memastikan tidak bersebaran, tetapi lebih terpusat dan komunal sehingga lebih rapi. Kenyamanan pembeli dan penjual serta kelancaran lalu lintas tetap terjaga,” tambahnya.

Ke depan, Pemkot berharap Gebyar Ramadan tak hanya dinikmati warga lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata. Menurut Astrid, event-event di Kota Solo kerap menjadi perhatian pendatang dan wisatawan, terlebih Solo dikenal sebagai salah satu destinasi mudik terbesar di Indonesia.

“Harapannya, ini menjadi salah satu daya tarik wisata. Event-event di Kota Solo selalu menjadi perhatian pendatang dan wisatawan, apalagi Solo merupakan salah satu destinasi mudik terbesar. Banyak yang menganggap Solo Raya sebagai pusatnya,” ungkapnya.

Melalui Gebyar Ramadhan 2026, Pemerintah Kota Surakarta berkomitmen menghadirkan suasana Ramadan yang religius, kreatif, dan produktif, sekaligus memperkuat peran UMKM serta meningkatkan daya tarik Kota Solo sebagai kota budaya dan destinasi wisata unggulan. (Ariyanto)

Komentar