Portalika.com [BANDUNG] – Rangkaian panjang putaran pertama kompetisi Pro Futsal League 2 (PFL 2) 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung resmi berakhir. Selama empat pekan, para pecinta futsal tanah air disuguhkan dengan level kompetisi yang sangat kompetitif, penuh intrik taktik, drama menit akhir, hingga runtuhnya rekor-rekor tak terkalahkan.
Putaran pertama ini membuktikan persaingan di PFL 2 tidak bisa diprediksi dengan mudah. Tingginya nilai komersial dan gengsi liga tergambar jelas dari daya juang setiap klub yang saling sikut di papan klasemen demi mengamankan tempat bergengsi di zona 4 besar.
Sorotan utama pada penutup putaran pertama jatuh pada runtuhnya rekor kebal Proton FC (PFC). Sang pemuncak klasemen akhirnya menelan kekalahan perdananya di tangan Great Grace Futsal Surabaya (GGS) dengan skor 2-1.
Meski PFC langsung membalasnya dengan kemenangan 3-0 di laga berikutnya dan tetap memimpin klasemen dengan 19 poin, hasil ini mengirimkan sinyal kuat kepada seluruh tim bahwa tak ada satupun klub yang tak bisa dikalahkan.
Di sisi lain, kejutan masif datang dari dasar klasemen. Futsal Mbak Adjeng (FMA) yang sempat terpuruk tanpa poin, sukses menciptakan keajaiban dengan menyapu bersih dua laga terakhir melawan Elano FC Tuban (EKS) (5-2 dan 4-3).
Raihan 6 poin beruntun ini menghidupkan kembali asa FMA untuk bangkit di putaran kedua. Sementara itu, pergeseran ekstrem terjadi di papan atas. Giga FC Lampung (GFC) tampil luar biasa dengan melibas Hampton FC Surabaya (HFC) dalam dua pertemuan beruntun (3-1 dan 2-1).
Hasil ini membuat GFC menyamai perolehan 13 poin milik HFC, sekaligus meramaikan bursa perebutan posisi empat besar.
Persaingan di papan tengah pun tak kalah “berdarah”; Maestro Solo FC (MSF), KLN Elite FC (KLE), dan GGS kini hanya berjarak masing-masing satu angka, menyusul hasil imbang beruntun yang dialami MSF dan KLE di laga pamungkas.
Klasemen Akhir Putaran Pertama PFL 2 2026
- Proton FC (PFC) | 19 Poin.
- Giga FC Lampung (GFC) | 13 Poin.
- Hampton FC Surabaya (HFC) | 13 Poin.
- Maestro Solo FC (MSF) | 12 Poin.
- KLN Elite FC (KLE) | 11 Poin.
- Great Grace Futsal Surabaya (GGS) | 11 Poin.
- Elano FC Tuban (EKS) | 6 Poin.
- Futsal Mbak Adjeng (FMA) | 6 Poin
(Catatan: Peringkat tim dengan poin sama ditentukan berdasarkan selisih gol).
Api Persaingan Berpindah ke Sukoharjo
Dengan margin poin yang sangat rapat—di mana peringkat kedua hingga keenam hanya berjarak 2 angka—putaran kedua dipastikan akan berjalan jauh lebih brutal dan sarat gengsi.
Setiap pertandingan kini bernilai layaknya partai final demi memperebutkan tiket menuju babak selanjutnya.
Keseruan dan panasnya atmosfer PFL 2 2026 akan langsung berlanjut pada Minggu depan, di mana seluruh delapan klub akan bertolak menuju Sukoharjo. Venue baru akan membawa tantangan baru, sorak-sorai pendukung yang berbeda, dan strategi yang harus kembali diadaptasi.
Apakah Proton FC mampu menjaga jarak aman mereka di puncak? Siapakah yang akan memenangkan pertarungan sengit di papan tengah untuk menyodok ke zona Final? Dan mampukah Futsal Mbak Adjeng melanjutkan momentum kebangkitan mereka?
Kami mengajak seluruh penikmat futsal di seluruh Indonesia untuk bersiap menyambut kembalinya aksi-aksi magis di atas lapangan. Dukung terus tim kebanggaan Anda, hadiri langsung pertandingannya di Sukoharjo, dan saksikan seluruh pertandingannya secara langsung melalui kanal ofisial PFL 2. (Ariyanto)












Komentar