Brace Zehdi Bawa Cosmo JNE Tundukkan Asahan FC 3-2, Satu Kaki Makin Mantap di Zona Final Four

banner 468x60

Portalika.com [​KOTA MALANG] – Cosmo JNE (CMJ) sukses mengamankan tiga poin krusial usai menaklukkan Asahan Futsal Klub (ASH) dengan skor tipis 3-2 pada laga pembuka hari kedua Seri Malang Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 di GOR Ken Arok, Kota Malang, pada pukul 09.00 waktu setempat.

​Pertandingan berjalan ketat sejak peluit babak pertama dibunyikan. Skuad Cosmo JNE yang diarsiteki pelatih Motonori Baba berhasil membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Zehdi Insana Kamil pada menit ke-16.

banner 300x250

Namun, Asahan FC yang bermain lepas tanpa beban berkat ketiadaan sistem degradasi musim ini langsung merespons cepat tiga menit kemudian melalui gol penyeimbang dari Andre Wijaya di menit ke-19. Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang 1-1.

​Memasuki babak kedua, Cosmo JNE kembali menaikkan intensitas serangan demi mengamankan tiket Final Four. Reza Gunawan sukses membawa CMJ kembali memimpin lewat golnya pada menit ke-24. Dominasi CMJ kian terasa saat Zehdi Insana Kamil mencetak gol keduanya (brace) pada menit ke-30, memperlebar jarak menjadi 3-1.

Asahan FC sempat memberikan ancaman di menit-menit akhir dengan memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 melalui gol Muhammad Wirawan di menit ke-38, namun skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Berkat torehan brace krusial yang sukses mengunci kemenangan timnya, Zehdi Insana Kamil (Zehdi) sangat pantas dinobatkan sebagai Man of the Match dalam pertandingan ini.

​Kemenangan krusial ini membuat langkah Cosmo JNE (CMJ) menuju putaran Final Four semakin tak terbendung. Tambahan tiga poin penuh mengantarkan koleksi mereka menjadi 46 poin, membuat posisi mereka semakin kokoh dan menjauh dari kejaran para pesaing di bawahnya, yakni Pangsuma FC (39 poin) dan Unggul FC (38 poin).

Di saat dua tiket Final Four telah resmi dikunci oleh Blacksteel dan Fafage Banua, Cosmo JNE kini berada di atas angin dan menjadi kandidat terkuat untuk merebut tiket ketiga selama mereka mampu menjaga konsistensi di sisa kompetisi.

​Di sisi lain, perlawanan sengit yang ditunjukkan Asahan FC (ASH) kembali membuktikan bahwa tim-tim papan bawah tetap menjadi ancaman mematikan.

Tampil berani menyerang dan tanpa bayang-bayang ketakutan turun kasta, mereka sukses memberikan perlawanan merepotkan yang memaksa tim-tim elit pemburu gelar harus bekerja ekstrakeras. (Ariyanto)

Komentar