Tampil Lepas Tanpa Beban, Halus FC dan Kuda Laut Nusantara Berbagi Angka 1-1 di Seri Malang

banner 468x60

Portalika.com [​KOTA MALANG] – Lanjutan hari kedua Seri Malang Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 mempertemukan Halus FC Jakarta (HFC) dengan Kuda Laut Nusantara (KLN) dalam sebuah duel alot yang berakhir imbang 1-1.

Pertandingan yang menampilkan permainan terbuka dari kedua tim ini diselenggarakan di GOR Ken Arok, Kota Malang, pada pukul 14.00 waktu setempat.

banner 300x250

​Bermain tanpa bayang-bayang ancaman degradasi musim ini, kedua tim tampil lepas dan berani mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan. Kuda Laut Nusantara yang diarsiteki oleh pelatih Sayan Karmadi berhasil mencuri momentum lebih dulu.

Laga baru berjalan enam menit, M Imron Rosadi sukses merobek jala gawang Halus FC untuk membawa KLN unggul 1-0. Halus FC merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, namun skor 1-0 untuk keunggulan KLN tetap bertahan hingga waktu turun minum.

Tensi pertandingan di paruh pertama ini juga diwarnai dengan keluarnya kartu kuning bagi penggawa KLN, Muhamad Zidan, pada menit ke-14.

​Memasuki babak kedua, Halus FC terus menggempur pertahanan Kuda Laut Nusantara untuk mencari gol penyeimbang. Upaya tak kenal lelah skuad HFC akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29 lewat aksi gemilang Bagus Himawan yang sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Pertandingan berjalan semakin ketat dengan intensitas fisik yang membuahkan kartu kuning tambahan bagi pemain KLN, yakni Fadal Bachtiar (25′) dan Raisal Anugrah Hermawan (32′). Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta, memaksa kedua tim harus puas berbagi satu poin.

​Berkat gol krusialnya yang sukses menyelamatkan Halus FC dari kekalahan, serta pergerakannya yang terus memberikan ancaman nyata di area pertahanan lawan, Bagus Himawan sangat pantas dinobatkan sebagai Man of the Match dalam pertandingan ini.

​Hasil imbang ini kembali menegaskan bahwa ketiadaan sistem degradasi di musim ini sukses menghadirkan iklim kompetisi yang jauh lebih kompetitif dan menghibur.

Tim-tim seperti Halus FC dan Kuda Laut Nusantara mampu mengekspresikan permainan terbaik mereka tanpa tekanan, membuktikan bahwa mereka siap meladeni permainan terbuka dan menjadi ancaman di setiap sisa laga PFL 2025/2026. (Ariyanto)

Komentar