Salat Idul Adha di Masjid Ali Samah Al Harby Tekankan Kepedulian Sosial dan Pendidikan Anak

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] — Umat Islam di Perumahan Megatama Indah Desa Pokoh Kidul memadati Masjid Ali Samah Al Harby untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1447 H, Rabu, 27 Mei 2026.

Imam sekaligus khotib, Ustadz Alfian Budiarso, MPd, menyampaikan khutbah bertema keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam kepedulian sosial, pengorbanan, dan pendidikan keluarga.

banner 300x250

Ustadz Alfian yang juga Ketua DPD KNPI Wonogiri mengajak jamaah meneladani Nabi Ibrahim AS, tidak hanya dalam ibadah kurban, tetapi juga dalam kepedulian terhadap sesama.

Ia menuturkan bahwa Nabi Ibrahim dikenal sebagai sosok yang sangat peduli kepada orang lain, terutama fakir miskin dan anak yatim.

“Dikisahkan Nabi Ibrahim tidak akan makan malam sebelum memastikan tetangga dan orang-orang di sekitarnya sudah mendapatkan makanan,” ungkapnya.

Menurutnya, kepedulian sosial menjadi salah satu ukuran keimanan seseorang. Ia mengutip pesan Alquran Surat Al-Maun ayat 1-3 bahwa orang yang menghardik anak yatim dan tidak peduli kepada kaum miskin termasuk golongan yang mendustakan agama.

Ustadz Alfian juga menyoroti kondisi sosial masyarakat saat ini, di mana himpitan ekonomi dapat memengaruhi keteguhan iman seseorang. Ia mengingatkan pentingnya kepedulian umat Islam terhadap saudara-saudara yang membutuhkan agar tidak ada yang merasa terabaikan.

“Kemiskinan dan kesulitan ekonomi sering kali menjadi celah yang membuat seseorang goyah keyakinannya. Karena itu, umat Islam harus hadir membantu dan menguatkan mereka,” ujarnya.

Selain menekankan pentingnya solidaritas sosial, khotib juga mengajak jamaah meneladani keberhasilan Nabi Ibrahim dalam mendidik keluarga. Ia menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim berhasil membina anak-anaknya menjadi generasi saleh dan taat kepada Allah SWT.

“Kesuksesan seorang muslim bukan hanya diukur dari harta dan ibadah pribadi, tetapi juga bagaimana mendidik anak-anak agar tetap berilmu, beribadah, dan memiliki akhlak yang baik,” katanya.

Dia mengingatkan bahwa setiap orang tua akan dimintai pertanggungjawaban atas pendidikan dan pembinaan anak-anaknya, termasuk dalam menjaga mereka dari pengaruh buruk dan membiasakan mereka dalam ibadah. (Nadhiroh)

Komentar