Mahasiswa KKN Unisri Edukasi Warga Gentanbanaran tentang Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta Kelompok 48 menggelar kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba di Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Minggu, 9 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Bapak Nugroho, Karangasem, tersebut mengangkat tema “Mencegah Pernikahan Dini dan Penyalahgunaan Narkoba Guna Mewujudkan Generasi Sehat, Berkualitas, dan Berprestasi.”

banner 300x250

Sosialisasi ini ditujukan terutama kepada generasi muda, sekaligus melibatkan masyarakat dan orang tua sebagai bagian dari lingkungan yang memiliki peran dalam mendampingi perkembangan remaja.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu bentuk edukasi mahasiswa KKN PPM kepada masyarakat. Dua persoalan yang menjadi fokus pembahasan dinilai penting untuk diperhatikan karena dapat memberikan pengaruh terhadap pendidikan, kesehatan, kehidupan sosial, serta masa depan generasi muda.

Dalam penyampaian materi mengenai pernikahan dini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.

Kesiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga mencakup aspek mental, emosional, pendidikan, kesehatan, serta kemampuan dalam membangun kehidupan keluarga.

Mahasiswa juga menjelaskan sejumlah dampak yang dapat muncul apabila seseorang memasuki pernikahan tanpa persiapan yang cukup.

Permasalahan tersebut dapat berkaitan dengan terhambatnya pendidikan, kondisi ekonomi keluarga, kesehatan, hingga kemampuan pasangan dalam menghadapi berbagai persoalan rumah tangga.

Selain pernikahan dini, peserta mendapatkan edukasi mengenai penyalahgunaan narkoba. Materi membahas pengertian narkoba, faktor yang dapat membuat remaja rentan terpengaruh, serta dampaknya terhadap kesehatan dan kehidupan sosial.

Peserta juga diajak untuk lebih memperhatikan lingkungan pergaulan dan berani mengambil keputusan yang dapat melindungi diri dari penyalahgunaan narkoba.

Pengembangan kegiatan positif, pemilihan lingkungan pertemanan, serta komunikasi yang baik dengan keluarga menjadi beberapa hal yang ditekankan dalam upaya pencegahan.

Mahasiswa KKN juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam memberikan pendampingan kepada anak. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak dinilai dapat membantu remaja menyampaikan persoalan yang dihadapi sekaligus memperoleh arahan ketika berada dalam situasi yang berisiko.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap peserta tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

Generasi muda diharapkan dapat lebih fokus pada pendidikan, mengembangkan potensi diri, mengikuti kegiatan yang positif, serta memiliki perencanaan masa depan.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan dukungan dari Pemerintah Desa Gentanbanaran, masyarakat, pemuda setempat, serta mahasiswa KKN PPM UNISRI. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh dan berkembangnya generasi muda secara sehat.

Sosialisasi ini sekaligus menunjukkan bahwa upaya mencegah pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya generasi muda, keluarga, masyarakat, pemerintah desa, dan lingkungan pendidikan memiliki peran dalam menciptakan ruang yang aman bagi anak dan remaja.

Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan masyarakat Desa Gentanbanaran semakin memiliki kesadaran untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari berbagai risiko sosial serta mendorong mereka menjadi generasi yang sehat, berkualitas, produktif, dan mampu meraih prestasi. (*)

Editor: Suryono

Komentar