Mahasiswa KKN Unisri Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan di Desa Gemantar

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting: Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk Tumbuh Kembang Anak yang Sehat dan Optimal di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting serta pentingnya pemenuhan gizi sejak masa awal kehidupan.

banner 300x250

Sosialisasi ditujukan kepada ibu hamil, ibu menyusui, orang tua balita, serta kader kesehatan dan Posyandu. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai stunting, pemenuhan gizi seimbang, pola asuh anak, serta pentingnya memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini.

Materi disampaikan oleh Desi Aricahyani, selaku Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Mondokan. Dalam penyampaiannya, materi berfokus pada pentingnya periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Peserta diberikan pemahaman mengenai pemenuhan kebutuhan gizi dan pola pengasuhan yang tepat sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kegiatan tersebut didukung oleh Bidan Desa Gemantar dan kader Posyandu Mawar. Meskipun Bidan Desa Gemantar, DH Rahmawati HS, AMd.Keb, berhalangan hadir dalam pelaksanaan kegiatan, koordinasi dengan pihak terkait tetap dilakukan untuk mendukung kelancaran program sosialisasi.

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta berkesempatan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pemenuhan gizi, tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan keluarga untuk mencegah stunting.

Sesi tersebut berlangsung interaktif karena peserta dapat memperoleh penjelasan secara langsung dari narasumber. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan, penyampaian materi, serta diskusi bersama narasumber dan peserta.

Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama antara narasumber, kader, peserta, dan mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperhatikan kebutuhan gizi dan kesehatan ibu serta anak.

Peningkatan pemahaman masyarakat diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam menekan risiko stunting dan mendukung terwujudnya generasi Desa Gemantar yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan tersebut mengusung slogan Cegah Stunting Sejak Dini, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas sebagai ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak masa awal kehidupan. (*)

Editor: Suryono

Komentar