22 Finalis Miss Batik Indonesia 2026 se-Nusantara Siap Bersaing di Solo, Gandeng FSRD UNS

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Ajang pemilihan Duta Budaya Miss Batik Indonesia (MBI) 2026 siap digelar di Kota Surakarta/Solo, Jawa Tengah. Tidak sekadar kontes kecantikan (pageant) biasa, MBI 2026 mengusung visi besar sebagai cultural movement (gerakan budaya) yang mendorong perempuan muda Indonesia untuk menggerakkan ekosistem batik dan ekonomi kreatif nasional.

Sebanyak 20 hingga 22 finalis bertalenta dari berbagai daerah di Indonesia akan menjalani rangkaian karantina intensif dan Cultural Summit di Solo.

banner 300x250

Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif mulai dari pemahaman mendalam tentang ekosistem batik, public speaking, personal development, leadership, modeling, talent presentation, hingga table manner.

Ketua Penyelenggara MBI Cultural Festival 2026, Sendang Kusumastuti, menegaskan pelestarian warisan Nusantara tidak boleh dibekukan, melainkan harus terus dihidupkan agar tetap relevan dengan dinamika generasi muda.

BACA JUGA  Angkut 270 Liter Ciu, Warga Paranggupito Ditangkap Di Sukoharjo

“Kami ingin batik tidak berhenti sebagai warisan yang kita kenang, tetapi menjadi budaya yang terus kita hidupi, kembangkan, dan wariskan dengan cara yang relevan kepada generasi berikutnya. Karena itu, MBI Cultural Festival 2026 kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi antara perempuan, budaya, kreativitas, pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ungkap Sendang saat konferensi pers belum lama ini.

Selain Cultural Summit, perhelatan ini memadukan pertunjukan seni, fashion, pertunjukan budaya, dan pameran ekonomi kreatif. Sekitar 30 booth UMKM lokal—mulai dari perajin batik daerah hingga pelaku kuliner khas Nusantara—turut memeriahkan kawasan festival untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

BACA JUGA  Bupati Ngawi Terima Audiensi Calon Investor Hongkong, Bahas Investasi Kawasan Industri

Kolaborasi Desainer Tyas Santhi dan Mahasiswa FSRD UNS

Sisi artistik dan perancangan wardrobe panggung Grand Final MBI 2026 dipimpin oleh Tyas Santhi Fatmasari, perancang busana kenamaan di balik brand Ariesanthi, yang bertindak sebagai Lead Project sekaligus Direktur Grand Final.

Menariknya, tata busana para finalis dirancang melalui kolaborasi khusus bersama mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

“Kami ingin panggung MBI menjadi ruang bagi karya dan gagasan generasi muda untuk tampil. Kolaborasi dengan mahasiswa FSRD UNS mempertemukan pengalaman profesional dengan energi kreatif generasi baru, sehingga batik dapat terus berkembang tanpa kehilangan akar budayanya,” jelas Tyas.

BACA JUGA  Komandan Lanud Adi Soemarmo Buka Diklat Integrasi Semata PK TNI AU A-85 Dan Diktukta Polri TA. 2023

Jadwal dan Lokasi Grand Final MBI 2026

Puncak perayaan budaya dan penobatan pemenang akan berlangsung megah pada:

  • Hari/Tanggal: Jumat, 9 Oktober 2026.
  • Lokasi: Pendapi Ageng, Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Surakarta.
  • Sistem Penilaian: Penyisihan babak Top 10, Top 3 (Penentuan Juara Utama MBI 2026 dan dua Runner Up), serta penganugerahan berbagai gelar penghargaan atribut.

Melalui MBI Cultural Festival 2026, mahkota pemenang diposisikan bukan sekadar simbol estetika, melainkan simbol tanggung jawab moral untuk menjaga, mempromosikan, dan melestarikan warisan busana Nusantara ke kancah dunia. (Iskandar)

Komentar