KKKS SD Kabupaten Klaten Salurkan Lima Truk Tangki Air ke Empat Desa

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) SD Kabupaten Klaten menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Bayat dan Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Pengurus K3S, Widodo, SPd mengatakan dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima truk tangki air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di empat desa.

banner 300x250

Tiga desa di Kecamatan Bayat, yakni Desa Dukuh, Desa Tegalrejo, dan Desa Kalitawang. Sementara satu desa lainnya adalah Desa Kaligayam, Kecamatan Wedi.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar kepala sekolah jenjang sekolah dasar di Kabupaten Klaten terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

BACA JUGA  Bidik 82 Emas di Asean Paragames, Menpora Minta Atlet Tak Gentar Hadapi Thailand Dan Vietnam

Dijelaskan, pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi penentuan lokasi penyaluran berdasarkan arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten.

“Dalam proses distribusinya, KKKS SD Kabupaten Klaten juga bekerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Klaten serta unsur masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan ke lokasi yang membutuhkan dan diterima langsung oleh masyarakat.

Di lapangan, bantuan air bersih disambut antusias oleh warga. Masyarakat memanfaatkan berbagai wadah penampungan, seperti jeriken, galon, dan tempat penampungan air lainnya untuk memperoleh persediaan air bagi kebutuhan rumah tangga.

BACA JUGA  Merajut Keberanian Sejak Dini: Mahasiswa KKN Unisri 2025 Transformasi Ruang Kelas dengan Edukasi Interaktif Public Speaking

Proses pengisian air dilakukan secara bersama-sama dengan bantuan para relawan dan warga setempat. Widodo, menyampaikan kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian insan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di sekolah, tetapi juga memiliki perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Menurutnya, pendidikan pada hakikatnya tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat gotong royong.

Sementara itu, Erni, salah satu warga Desa Dukuh, Kecamatan Bayat, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas bantuan air bersih yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA  Respons Cepat Aduan Warga Terkait Banjir Pekalongan, Wagub Jateng Langsung Tinjau dan Segera Kirim Alat Berat

Bagi masyarakat, ujarnya, ketersediaan air bersih bukan sekadar kebutuhan pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan kelancaran kehidupan rumah tangga. Karena itu, kehadiran bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa peran insan pendidikan tidak terbatas pada lingkungan sekolah. Kepala sekolah sebagai bagian dari masyarakat juga memiliki tanggung jawab moral untuk membangun kepedulian, memperkuat solidaritas, dan berkontribusi terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitarnya. (Rinso/*)

Editor: Suryono

Komentar