Bidik 82 Emas di Asean Paragames, Menpora Minta Atlet Tak Gentar Hadapi Thailand Dan Vietnam

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Pasca-Indonesia sukses di SEA Games 2025 menduduki peringkat dua di bawah tuan rumah Tahiland, kontingen Asean Para Games Indonesia juga tak mau kalah, sehingga membidik 82 emas, 77 perak, dan 77 perunggu.

Karena itu Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir meminta para atlet Indonesia tak gentar menghadapi tuan rumah Thailand, dan negara lain seperti Vietnam yang selama ini sering menjadi seteru abadi.

banner 300x250

“Jangan melihat tuan rumah dan yang lain seperti Vietnam kita langsung gentar. Saya yakin dengan jerih payah dan dengan mimpi yang saya sampaikan, kita bisa! Kita bisa! Mana suaranya,” seru Erick Thohir meminta para atlet meneriakkan kata “kita bisa” yang disambut teriakan gegap gempita para atlet.

Hal itu disampaikan Erick saat mengukuhkan dan melepas Kontingen Asean Para Games 2025 di Pendapi Gede Balaikota Solo, Jateng, Sabtu, 10 Januari 2026. Ajang yang digelar di Nakhon Ratchasima, Thailand ini berlangsung pada 15-16 Januari 2026.

Menurut dia selama ini prestasi Indonesia di multievent Paralympic Games rata-rata ranking 1-2. Karena itu kendati tantangan di Thailand nanti tak ringan, para atlet diminta berjuang habis-habisan.

Para atlet diminta mencoba dengan maksimal sehingga hasilnya bisa ranking tiga atau ranking dua. Karena Presiden Prabowo Subianto berpesan bahwa olahraga merupakan duta bangsa yang mencerminkan kedigdayaan bangsa.

Erick mengklaim rekam jejak kontingen Indonesia di ajang multievent disabilitas antarnegara Asia Tenggara ini memang diakui. Bahkan, pada tiga edisi terakhir, Indonesia selalu berhasil keluar sebagai juara umum.

“Kami merasa yakin para atlet dan NPC Indonesia akan selalu memberikan yang terbaik. Kalau kita lihat, rata-rata prestasinya selalu di ranking satu dan dua. Ini luar biasa. Tentu nanti akan kita lihat bersama hasilnya di Thailand seperti apa,” kata dia.

Berharap Posisi Dua
Jika melihat semangat yang diperlihatkan para atlet menjelang keberangkatan, Erick merasa optimistis Indonesia bisa merealisasi target perolehan medalinya. Dia berharap, Indonesia bisa mencapai posisi dua besar di klasemen akhir.

Karena itu dengan bermaterikan atlet-atlet yang akan bertarung diharapkan target meraih 82 medali emas di Asean Para Games 2025 ini bisa tercapai. Kalau tercapai bisa menempati posisi dua teratas.

Erick yang juga Ketua Umum PSSI ini mengingatkan atlet agar mewaspadai sejumlah negara yang berpotensi menjadi kompetitor terberat. Selain Thailand yang berstatus sebagai tuan rumah penyelenggara, ada beberapa negara yang bisa menjadi rival berat.

“Tentu yang harus diwaspadai tuan rumah. Kalau ingin mencapai peringkat kedua atau ketiga, kita juga harus mengantisipasi negara-negara lain seperti Vietnam atau Malaysia, beberapa negara tetangga yang punya persiapan yang baik,” papar dia.

Salah seorang atlet Asean Para Games 2025 mencium bendera Merah Putih saat di Pendapi Gede Balaikota Solo, Jateng, Sabtu, 10 Januari 2026. (Portalika.com/Iskandar)

Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun yang hadir juga menggelorakan optimisme yang besar menjelang Asean Para Games 2025 ini. Dia berjanji untuk mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah internasional.

“Kita akan berjuang maksimal. Yang terpenting, kami akan bertanding untuk bangsa dan negara. Kami berharap bisa mendapatkan dukungan dari masyarakat agar bisa maksimal memperjuangkan bendera Merah Putih di Thailand,” ujar dia.

Dia menjelaskan, pada event ini kontingen Indonesia akan memberangkatkan 290 atlet yang akan bertarung pada 18 cabang olahraga (Cabor). Mereka ditangani 106 pelatih, 55 ofisial, serta 16 manajer yang bakal menjadi pendamping.

Pada Asean Para Games 2025 ini, sejumlah Cabor diharapkan menjadi penyumbang medali terbanyak untuk Timnas Indonesia. Cabor para atletik, misalnya, ditargetkan bisa membawa pulang 25 medali emas, 30 perak, dan 23 perunggu.

Penuh Keyakinan
Sementara itu, Cabor kedua yang diharapkan jadi penghasil medali terbanyak ialah para catur dengan target 12 emas, enam perak, dan empat perunggu. Adapun para tenis meja dibebani perolehan 11 emas, enam perak, dan 10 perunggu.

Selanjutnya, para angkat berat ditarget delapan emas, enam perak, dan satu perunggu. Sedangkan para renang diharapkan bisa merebut delapan emas, enam perak, serta empat perunggu.

“Persiapan para atlet sudah berjalan dengan bagus. Kami berangkat ke Thailand dengan keyakinan penuh untuk meraih prestasi,” tegas Senny Marbun.

Menurut jadwal, kontingen Indonesia dibagi menjadi dua kelompok terbang (kloter) saat berangkat menuju Thailand menggunakan pesawat carter melalui Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Kamis, 15 Januari 2026, dengan penerbangan langsung menuju Bangkok. Setelah itu, rombongan akan melanjutkan perjalanan via darat menuju Nakhon Ratchasima. (Iskandar)

Komentar