Bangga! Mahasiswa ISI Solo Borong Juara Inovasi SDGs Tingkat Internasional di Malaysia

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Tari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, Jateng, Amrizar Pratama I Udin, sukses menorehkan prestasi gemilang di ajang Youth Project SDGs Presentation International Youth Excursion Network (IYEN) #20 di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu.

Pada kompetisi yang digelar di International Youth Centre, Cheras, Bandar Tun Razak tersebut, Amrizar tidak hanya membawa pulang satu gelar. Dia memborong sejumlah penghargaan sekaligus, yakni 1st Best Innovation Project, 2nd Best Presentation, 3rd Best Video Innovation Project, serta predikat Best Team.

banner 300x250

Prestasi dalam ajang SDGs Pitch Competition ini diraih Amrizar berkat kolaborasi apik bersama timnya. Tim tersebut beranggotakan delapan mahasiswa dari lintas perguruan tinggi di Indonesia, antara lain UB, Poltekesbaya, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Riau (UNRI), UCMJ, dan Universitas Pelita Harapan (UPH).

Kualitas proyek inovasi yang diusung Amrizar dan tim mendapat apresiasi tinggi dari para juri. Salah seorang juri SDGs Pitch Competition IYEN #20, Amirul Syafiq menegaskan ide yang mereka presentasikan bukan sekadar konsep, melainkan solusi yang siap diterapkan.

“Projek inovasi dari tim ini sudah layak direalisasikan dan ‘boleh berjaya’ apabila bisa diaplikasikan dalam kehidupan, khususnya bagi masyarakat Indonesia. Diharapkan ini dapat memberikan dampak yang baik,” ujar Amirul Syafiq.

Memperluas Wawasan Global
Sebagai informasi, Youth Project SDGs Presentation merupakan kompetisi pitching yang menjadi bagian dari rangkaian konferensi IYEN. Ajang ini menyediakan platform dinamis bagi para delegasi untuk mempresentasikan ide dan berdiskusi mengenai isu-isu terkini terkait Sustainable Development Goals (SDGs).

Tujuan utama acara ini adalah mendorong kolaborasi lintas disiplin ilmu, membangun jejaring profesional yang kuat, serta merangsang perkembangan riset dan inovasi di tingkat global.

Sementara itu IYEN sendiri adalah program kepemudaan internasional yang rutin menggelar Youth Excursion di Malaysia. Program ini dirancang bagi pemuda-pemudi yang ingin memperluas wawasan global, memahami budaya lintas negara, serta membangun jaringan sosial internasional sembari menimba pengalaman belajar di luar negeri.

Dalam hal ini peserta diberi kesempatan untuk memahami budaya, sejarah, dan kehidupan sehari-hari di negara lain, sambil memperoleh pengetahuan baru dan membangun jaringan sosial dengan peserta lainnya. (Iskandar)

Komentar