Berbagi Inspirasi Kreatif: Tim Triple-Co ISI Surakarta Hadir di Workshop PKM ISBI Bandung

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Tim mahasiswa Program Studi Desain Interior, Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta beranggotakan Dinda Alvina Yunanda (ketua), Adelia Puspitasari dan Iqhbal Hidayatullah, bersama dosen pendamping Faricha Rizqi, SPd, MPd diundang sebagai narasumber dalam Workshop Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan oleh Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada Kamis, 18 September 2025 pukul 13.30 WIB ini mengusung tema Strategi Penyusunan Proposal dan Lolos Pendanaan PKM 2025. Dalam kegiatan tersebut, ISBI Bandung turut mengundang narasumber dari ISI Surakarta dan ISI Yogyakarta untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam penyusunan proposal PKM yang berhasil mendapatkan pendanaan nasional.

banner 300x250

Pada sesi pertama, Faricha Rizqi, SPd, MPd membagikan pengalaman serta strategi menyusun proposal PKM berbasis potensi bidang seni dan desain. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan proposal tidak hanya bergantung pada ide yang menarik, tetapi juga pada struktur penulisan yang jelas, argumentasi ilmiah yang kuat, dan luaran yang realistis serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kekuatan proposal PKM seni terletak pada kemampuan mahasiswa menggabungkan unsur kreativitas dengan rasionalitas. Ide yang sederhana pun bisa lolos pendanaan jika disusun dengan sistematis, menunjukkan manfaat nyata, dan didukung oleh analisis pasar yang matang,” ujar Faricha Rizqi.

Faricha juga menyoroti pentingnya pendampingan yang kolaboratif antara dosen dan mahasiswa agar ide yang dikembangkan memiliki arah yang kuat menuju kewirausahaan berbasis desain berkelanjutan. Ia mencontohkan keberhasilan tim Triple-Co sebagai praktik baik sinergi tersebut.

Pada sesi kedua, tim Triple-Co ISI Surakarta yang terdiri atas Dinda Alvina Yunanda (ketua), Adelia Puspitasari, dan Iqhbal Hidayatullah memaparkan pengalaman mereka dalam menyusun proposal “Triple-Co: Coaster Estetis dan Ramah Lingkungan sebagai Solusi Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa.”

Dinda menjelaskan proses pengembangan ide mulai dari pengamatan limbah sabut kelapa hingga menjadi produk coaster bermotif kawung dari kombinasi bahan serat kelapa dan rotan. Ia juga menuturkan strategi tim dalam menyusun aspek pemasaran, branding, dan inovasi produk agar proposal mereka layak didanai.

“Kami berusaha menunjukkan bahwa produk berbahan limbah pun bisa bernilai tinggi jika dikemas dengan ide desain yang kuat dan strategi pasar yang jelas,” ungkap Dinda Alvina Yunanda saat presentasi.

Kegiatan workshop berjalan lancar dan interaktif, diwarnai sesi tanya jawab yang aktif antara mahasiswa ISBI Bandung dan para narasumber.

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan seputar teknik penulisan, pengembangan ide kreatif, dan strategi menghadapi seleksi pendanaan PKM.

Melalui kesempatan ini, tim Triple-Co ISI Surakarta berharap pengalaman mereka dapat menginspirasi mahasiswa seni di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi dan berkompetisi dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), sekaligus mempersiapkan diri menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) sebagai wujud kontribusi nyata dunia seni terhadap pembangunan berkelanjutan. (Triantotus)

Komentar