Bintang, Bek Tengah New Persik’s, Si Cool Man Yang Tanggung Jawab di Lapangan Hijau

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Saat anak-anak seusianya masih sibuk bermain game, Bintang justru memilih jatuh cinta pada aroma rumput lapangan hijau. Bek tengah andalan New Persik’s ini mungkin terlihat pendiam dan tenang.

Namun, di balik sikap “cool”-nya, tersimpan tanggung jawab besar yang ia pikul setiap kali berada di jantung pertahanan tim.

banner 300x250

Bintang lahir dari pasangan Teguh Jatmoko dan Wiwik Riyanti. Ia merupakan anak ketiga dalam keluarganya yang tinggal di Wonogiri. Sehari-hari, Bintang duduk di bangku SDN 1 Giriwono.

Di sekolah, ia tetap seperti anak-anak lainnya ceria, sopan, dan sederhana. Namun ketika mengenakan jersey New Persik’s, ia menjelma menjadi tembok kokoh di lini pertahanan.

Kecintaan Bintang pada sepakbola dimulai sejak kelas 3 SD. Sejak itu, hampir tak ada pekan tanpa latihan. Orang tuanya setia mendukung, mengantar, dan menyemangatinya di pinggir lapangan. Tak heran, kedisiplinan menjadi salah satu ciri khasnya.

Pemain favoritnya adalah Joshua Kimmich, bintang Bayern Munich yang dikenal cerdas, bertanggung jawab, dan mampu membaca permainan. Sosok inilah yang diam-diam ingin ditiru Bintang.

“Kalau main, yang penting tenang dan bantu tim,” begitu prinsipnya.

Bercita-cita Jadi Tentara
Menariknya, Bintang juga memendam cita-cita mulia. Ia ingin kelak menjadi tentara, terinspirasi oleh pakdhenya, Mayjen TNI (Purn) Toto Nugroho, SIP, MSi. Sosok tegas dan berwibawa itulah yang menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan rasa tanggung jawab dalam diri Bintang.

Ciri khasnya sederhana, makanan favoritnya dimsum, minumannya teh tarik. Selebihnya, ia lebih banyak membiarkan kakinya yang bicara.

Meski berposisi sebagai bek tengah, Bintang tak melulu berkutat dengan tekel dan sapuan bola. Dalam fungame di Colomadu, Kamis, 25 Desember 2025, ia justru menjadi kejutan menyenangkan. Tak tanggung-tanggung, dua gol berhasil ia sumbangkan untuk New Persik’s.

Gol-gol itu lahir bukan dari keberuntungan, melainkan dari keberanian naik membantu serangan dan kecerdasannya membaca peluang.

Pelatih dan rekan setim pun sepakat: Bintang bukan hanya benteng pertahanan—ia adalah pengatur tempo yang tahu kapan harus menyerang dan kapan tetap kukuh menjaga daerahnya.

Di lapangan, wajahnya tetap tenang. Tidak berteriak, tidak berlebihan. Namun setiap langkahnya menunjukkan kesungguhan.

Bintang adalah contoh bahwa bintang lapangan tak selalu lahir dari barisan penyerang. Terkadang, ia justru berdiri di lini belakang, diam, bekerja keras, dan memastikan timnya tetap aman.

Dan siapa tahu, kelak ia benar-benar akan mengenakan dua seragam kebanggaan sekaligus seragam tentara dan jersey tim sepakbola.

Untuk saat ini, tugasnya satu menjaga gawang tetap aman dengan hati yang besar, dan kepala yang tetap dingin. (Nadhiroh)

Komentar