Bocah Terpisah dari Orang Tua Saat Urus Administrasi, Berakhir Aman di Pospam Simpang Lima Sukoharjo

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Seorang anak perempuan berusia 8 tahun ditemukan terpisah dari orang tuanya di kawasan Simpang Empat Univet, Kabupaten Sukoharjo, Selasa, 30 Desember 2025. Anak tersebut kemudian diamankan petugas di Pos Pengamanan (Pospam) 1 Terpadu Simpang Lima Sukoharjo sebelum akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.10 WIB. Anak bernama Aeera Divyanisa Naola, warga Kepis, Kelurahan Serut, Kecamatan Nguter, diduga terpisah dari orang tuanya saat berada di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukoharjo.

banner 300x250

Kepala Pospam 1 Terpadu Simpang Lima Sukoharjo, AKP Supriyadi, mengatakan anak tersebut awalnya diamankan oleh warga yang merasa khawatir karena korban berjalan seorang diri di jalan raya.

BACA JUGA  Sosialisasi Penggunaan Gadget Dengan Baik dan Benar, Terapkan Rumus 20

“Anak tersebut ditemukan oleh seorang pengemudi ojek online di kawasan Simpang Empat Univet. Karena diduga terpisah dari orang tuanya, yang bersangkutan kemudian membawa anak itu ke Pospam 1 Terpadu untuk diamankan,” kata AKP Supriyadi, Selasa.

BACA JUGA  Projek-D Vol 4 Komitmen Nyata Dorong Musisi Lokal Bersaing di Kancah Nasional

Berdasarkan keterangan petugas, saat kejadian orang tua korban sedang mengurus administrasi Kartu Keluarga (KK) di Kantor Disdukcapil Kabupaten Sukoharjo. Tanpa disadari, korban keluar dari area kantor dan berjalan menjauh hingga mencapai Simpang Empat Univet, Jalan Wonogiri–Sukoharjo.

Petugas Pospam kemudian memberikan pengamanan sementara dan berupaya menenangkan korban sembari menunggu kedatangan pihak keluarga. Tidak berselang lama, orang tua korban datang ke Pospam setelah mendapatkan informasi bahwa anaknya telah diamankan.

BACA JUGA  Polres Sukoharjo Jemput Bola ke Dusun Terpencil Kerjo Berikan Layanan Publik dan Bakti Kesehatan

“Setelah orang tua datang, kami lakukan pengecekan identitas serta memastikan hubungan kekeluargaan. Setelah dipastikan benar, anak tersebut kami serahkan kembali kepada orang tuanya dalam kondisi aman dan sehat,” ujar AKP Supriyadi.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di tempat umum, terlebih di lokasi pelayanan publik yang ramai aktivitas. (Triantotus/*)

Komentar