Magang Kerja, Mahasiswa Unisri Paham Penerapan Pengendalian Internal Dan Efisiensi Operasional Di Lingkungan Industri Manufaktur

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Kegiatan magang dilaksanakan di PT Eco Smart Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur yang menerapkan prinsip efisiensi, kualitas, serta keselamatan kerja dalam setiap proses operasionalnya.

Perusahaan ini mengimplementasikan budaya kerja 6S sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang tertata, bersih, aman, dan produktif, khususnya pada bagian produksi.

banner 300x250

Objek magang dalam kegiatan ini adalah bagian TSM PT Eco Smart Indonesia, yang memiliki peran penting dalam pengawasan dan evaluasi penerapan standar kerja di area produksi. Bagian TSM bertanggung jawab dalam melakukan pemantauan, audit, serta pencatatan temuan 6S guna memastikan bahwa seluruh aktivitas produksi berjalan sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Kegiatan magang dilaksanakan selama 40 hari kerja, dimulai pada tanggal 3 November hingga 23 Desember. Selama periode tersebut, penulis Gita Pratiwi (NPM 22210001), mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, terlibat secara langsung dalam kegiatan audit temuan 6S pada bagian produksi.

Aktivitas yang dilakukan meliputi observasi kondisi area kerja, identifikasi ketidaksesuaian terhadap standar 6S, pendokumentasian temuan audit, serta penyusunan laporan hasil audit yang disampaikan kepada pihak terkait.

Luaran dari kegiatan magang ini berupa artikel yang membahas hasil audit temuan 6S pada bagian produksi PT Eco Smart Indonesia. Artikel ini menyajikan analisis mengenai tingkat penerapan budaya kerja 6S serta perannya dalam mendukung efektivitas operasional, keselamatan kerja, dan kualitas proses produksi.

Selain itu, artikel ini juga menguraikan temuan-temuan yang berpotensi menghambat kinerja operasional serta rekomendasi perbaikan yang dapat diterapkan oleh perusahaan.

Melalui penyusunan artikel ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dan praktis, khususnya dalam bidang akuntansi, terkait penerapan pengendalian internal dan efisiensi operasional di lingkungan industri manufaktur.

Hasil pembahasan dalam artikel ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam meningkatkan penerapan budaya kerja 6S secara berkelanjutan. (*)
Editor: Suryono

Komentar