Portalika.com [WONOGIRI] – Rumah Sakit Muhammadiyah Selogiri mengadakan kegiatan pembinaan kepada karyawan terkait Al Islam dan kemuhammadiyahan dengan materi Khittah Perjuangan Muhammadiyah Menuju Kualitas Umat di Aula Muzdalifah, Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri sekitar 80 peserta dan disampaikan oleh Untung Suparmin, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Selogiri.
“Khittah adalah konsep dasar yang menjadi pedoman bagi Muhammadiyah dalam menjalankan aktivitasnya,” kata Untung dalam paparannya.
Menurutnya, dengan memahami dan mengimplementasikan Khittah, kita dapat meningkatkan kualitas umat dan mencapai tujuan Muhammadiyah.
Dalam kegiatan ini, Untung menjelaskan tentang pengertian Khittah, perbedaan AD/ART dengan Khittah, sejarah dan perkembangan Khittah, serta isi dan nilai utama Khittah. Ia juga membahas tentang implementasi Khittah dalam kehidupan sehari-hari.
Agenda pembinaan dan pengajian ini rutin dilaksanakan setiap pekan secara bergantian dan wajib diikuti oleh semua karyawan sekali dalam sebulan dengan materi yang sama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman karyawan tentang nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan.
Kegiatan berlangsung dengan baik dan antusiasme peserta terlihat jelas dalam mengikuti materi yang disampaikan. Dengan kegiatan ini, diharapkan karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah Selogiri dapat meningkatkan kualitas dan kesadaran dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan dalam aktivitas sehari-hari.
Diakhir kegiatan Untung mengajak refleksi sebagai karyawan Amal Usaha Muhammadiyah. Bahwa karyawan Amal Usaha Muhammadiyah hendaknya dapat tampil sebagai mujahid-mujahid dakwah Muhammadiyah, baik di tempat kerja maupun di tengah masyarakat. Jangan sampai melanggar wasiat KH Ahmad Dahlan yang sangat populer, “hidup-hidupilah Muhammadiyah dan jangan mencari kehidupan dalam Muhammadiyah.”
Maka setiap karyawan AUM perlu bertanya kepada dirinya, apakah pola hubungannya dengan Amal Usaha Muhammadiyah itu mencerminkan pola hubungan yang dholim, adil, atau ihsan. (Untung/*)
Editor: Triantotus












Komentar