Ketua IPSI Sukoharjo: Semangat Sumpah Pemuda Harus Diwujudkan Melalui Prestasi Dan Persatuan

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke‑98 pada 28 Oktober 2026 menjadi momentum untuk memperkuat nasionalisme, persatuan, dan karakter generasi muda. Pesan utama peringatan tahun ini menekankan pentingnya lahirnya generasi yang patriotik, gigih, dan berempati.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukoharjo, Murjono, menegaskan pembinaan generasi muda dapat dilakukan melalui olahraga sekaligus pelestarian budaya bangsa, salah satunya pencak silat.

banner 300x250

Bagi dia, pencak silat bukan sekadar cabang olahraga untuk meraih prestasi, melainkan sarana pendidikan karakter.

BACA JUGA  Mak Sombret, Pemulung Jual Rosok Untuk Antar Calhaj Dapat Tiket Umroh Gratis

“Ikrar Sumpah Pemuda tahun 1928 adalah tonggak persatuan bangsa. Nilai‑nilainya harus terus ditanamkan kepada generasi penerus agar tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan zaman,” ujar Murjono.

Pencak silat membawa nilai luhur: kedisiplinan, sportivitas, keberanian, tanggung jawab, dan rasa hormat kepada sesama. Melalui pembinaan berkelanjutan, para pesilat diharapkan mengembangkan potensi diri, meraih prestasi, dan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.

IPSI Kabupaten Sukoharjo terus mendorong pembinaan sejak usia dini. Kegiatan ini memberi ruang positif bagi anak muda untuk mengasah bakat, meningkatkan kedisiplinan, dan membangun semangat kompetisi yang sehat.

BACA JUGA  Keadilan Restoratif Hadir di Wonogiri, Kesepakatan Sudah Diteken Berlaku Dua Tahun Bisa Diperpanjang

Tema peringatan Sumpah Pemuda 2026 tentang karakter patriotik, gigih, dan berempati ternyata selaras dengan jiwa pencak silat.

Patriotik diwujudkan dalam pengabdian kepada tanah air, gigih berarti tidak mudah menyerah, sedangkan berempati adalah kepedulian terhadap sesama. Seorang pesilat harus berjuang meraih prestasi namun tetap menjunjung sportivitas serta menghormati lawan.

“Persaingan jangan sampai memecah belah, melainkan jadi dorongan untuk berkembang bersama,” tegas Murjono.

BACA JUGA  Tampil Solid, Hampton FC Surabaya Taklukkan Great Grace Futsal Surabaya 3-1

Murjono berharap pemuda di Sukoharjo mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, berprestasi, dan aktif menjaga persatuan. Pembentukan karakter tidak hanya lewat sekolah, tapi juga organisasi kepemudaan, olahraga, seni budaya, dan kegiatan sosial.

“Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial. Mari kita wujudkan lewat prestasi dan persatuan, salah satunya melalui pencak silat sebagai wadah melahirkan generasi muda yang cinta budaya dan siap berkontribusi untuk Indonesia,” katanya. (Naharudin)

Komentar