Bondan Terpilih Aklamasi Pimpin Lagi PG Wonogiri, Diminta Dukung Pemerintahan Bupati Setyo

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Kader Partai Golkar (PG) Wonogiri baik di lembaga legislatif dan di daerah diminta mendukung penuh pemerintahan Bupati saat ini. Perseteruan sudah selesai dan saatnya membangun Wonogiri secara bersama-sama.

Karena dalam kontestasi pemilihan ada dua sisi yang terus berubah yakni bertanding dan bersanding. Di saat kontestasi akan bertanding namun seusai kontestasi akan bersanding. Pernyataan itu disampaikan Ketua DPD PG Jateng, Mohammad Saleh sebelum membuka Musda XI PG Wonogiri di Ruang Pertemuan Golden Resto dan Kafe Wonogiri, Minggu, 28 September 2025.

banner 300x250

Dalam Musda tersebut, Bondan Sejiwan Boma Aji terpilih lagi menjadi Ketua DPD PG Wonogiri periode 2025-2030. Legislator DPRD Jateng ini kali ketiga memimpin PG Wonogiri setelah peserta Musda aklamasi memilihnya.

“Kami minta kader Partai Golkar di semua tingkatan termasuk Wonogiri mendukung pemerintah. Di pusat PG berkoalisi dengan pemerintah sekarang, di provinsi berkoalisi dan mendukung Gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin. Di Wonogiri walau Pilkada kemarin tidak menjadi koalisi namun harus mendukung pemerintahan,” ujarnya.

Lebih lanjut Saleh menyatakan ada lima DPD kabupaten/kota yang dipimpin ketua kali ketiga. “Mekanisme mendapatkan rekomendasi dari DPP dan Wonogiri sudah mendapatkan rekomendasi itu karena memenuhi syarat didukung seratus persen pemilik suara Musda,” tandasnya.

Saleh mengatakan konsolidasi internal partai akan dilakukan hingga November 2025 sedangkan konsolidasi hingga ke Tingkat PD/PL (pimpinan desa/pimpinan kelurahan) hingga Februari 2026. “Wonogiri menjadi lokasi ke-16 dari 35 kabupaten/kota. Musda jangan sampai menempuh mekanisme voting tetapi dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Jika voting dan ada yang kalah akan menimbulkan rasa sakit panjang. Hal itu harus dihindari,” ujarnya.

Portalika.com/Triantotus

Saleh juga meminta komposisi kepengurusan mulai memasukkan Gen Z. “Komposisi disesuaikan daerah, bisa 70:30, 60:40 atau 55:45. Terpenting ada generasi tua dan muda karena di Pemilu 2029 nanti jumlah pemilih Gen Z cukup banyak,” tandasnya.

Musda dihadiri anggota Fraksi Partai Golkar DPR-RI Juliyatmono, para pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah dan para Anggota Fraksi DPRD Provinsi Jateng serta Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno bersama jajaran Forkopimda, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Wonogiri, Rahmat Imam Santosa, para Pimpinan Parpol peserta Pemilu di Wonogiri, Ketua dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu Kabupaten Wonogiri.

Juga dilakukan pemberian santuna kepada para anak yatim piatu. Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno menegaskan musda merupakan mekanisme internal partai untuk menjaga marwah organisasi. “Kami mendapatkan bocoran jika nanti Mas Bondan terpilih lagi secara aklamasi sehingga ayem,” ujarnya. (Triantotus)

Komentar