Portalika.com [SUKOHARJO] – Rangkaian putaran kedua (Seri 5) Pro Futsal League 2 (PFL2) di GOR Bung Karno Sukoharjo resmi berakhir. Hasil dari seri ini memicu pergeseran dramatis yang merombak peta persaingan menuju Final Four.
Di puncak klasemen, Proton FC (28 poin) masih memegang kendali. Namun, dominasi mereka kian terancam oleh Hampton FC Surabaya (27 poin) yang konsisten menyapu poin krusial.
Jarak keduanya yang kini hanya terpaut satu angka menjadikan perebutan takhta juara semakin memanas. Maestro Solo (24 poin) masih bertahan di peringkat ketiga, meski sempat kehilangan sejumlah poin penting.
Kejutan terbesar di seri ini datang dari KLN Elite FC (21 poin). Tampil spartan, mereka sukses mengudeta batas akhir zona Final Four dan merangsek ke peringkat keempat.
Meski demikian, posisi KLN Elite FC di zona aman sangat rawan. Great Grace Futsal Surabaya (20 poin) mengintai ketat di peringkat kelima dengan selisih hanya satu poin, siap mengambil alih jika ada tim yang tergelincir.
Sebaliknya, Giga FC Lampung (17 poin) harus menelan pil pahit terlempar dari empat besar akibat rentetan hasil minor. Sementara itu, Elano FC Tuban (12 poin) dan Futsal Mbak Adjeng (6 poin) yang tertahan di papan bawah kini dituntut tampil tanpa beban untuk memperbaiki rekor penampilan di sisa musim.
Dengan margin poin yang sangat tipis antar tim, sisa laga kompetisi PFL2 yang dioperatori oleh PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) ini dipastikan akan berjalan bak partai hidup mati. Satu kesalahan kecil akan berakibat fatal bagi ambisi lolos ke fase pamungkas. (Ariyanto)












Komentar