Portalika.com [SURAKARTA] – Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Solo, Jateng sukses menggelar Slamet Riyadi Conference on Public Administration (Sripa) Tahun 2026 di Auditorium Unisri.
Seminar nasional yang berlangsung belum lama ini mengangkat tema krusial, yaitu “Pembangunan Berkelanjutan melalui Optimalisasi Anggaran yang Efektif dan Transparan”.
Siaran pers dari Unisri menyebutkan tema tersebut dinilai sangat relevan dan kontekstual dengan kondisi Indonesia saat ini.
Terutama di tengah masifnya dorongan publik terhadap efisiensi APBN maupun APBD, transparansi belanja negara, hingga pengetatan pengawasan penggunaan uang pajak rakyat.
Isu-isu sensitif seperti pengadaan barang dan jasa, anggaran perjalanan dinas, hingga alokasi program bantuan sosial yang kerap disorot masyarakat menjadikan tata kelola anggaran yang optimal sebagai kebutuhan mendesak.
Sripa 2026 Unisri tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan pembicara. Seminar nasional ini menghadirkan deretan narasumber kompeten di bidang kebijakan publik dan pemerintahan, antara lain H Ganjar Pranowo, SH, MIP (Gubernur Jawa Tengah Periode 2013-2023), Prof Dr Winarti, MSi (Guru Besar Fisip Unisri), H Adhe Eliana, SE (Wakil Bupati Karanganyar) dan Hanum Ashtya Vianti (Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Unisri).
Ketua Pelaksana Sripa 2026, Dinda Puspita, menjelaskan konferensi tahunan ini dirancang sebagai wadah ilmiah strategis bagi mahasiswa, akademisi, hingga praktisi untuk saling bertukar gagasan solutif demi pembangunan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong lahirnya pemikiran inovatif yang mampu menjawab dinamika kebijakan publik di Indonesia,” papar Dinda.
Dia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan universitas, fakultas, program studi, para sponsor, narasumber, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan agenda Sripa 2026.
Pajak Rakyat dan Isu Perjalanan Dinas
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unisri, Dr Joko Pramono, SSos, MSi. Joko menegaskan topik yang diangkat tahun ini menyentuh aspek paling mendasar dari pengelolaan keuangan negara.
“Tema ini menjadi sangat penting dan aktual pada saat ini. Ini merupakan strategi bagaimana mengelola dana publik. Mungkin bersinggungan dengan peristiwa-peristiwa saat ini, apakah benar, apakah etis, kaitannya dengan penggunaan anggaran yang paling besar kontribusinya dari pajak rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, dia menyoroti perlunya efisiensi dan evaluasi total terhadap implementasi anggaran belanja daerah maupun pusat.
“Misalnya isu APBN untuk pengadaan hewan kurban, perjalanan dinas ke luar negeri, bagaimana ini dikaitkan dengan optimalisasi anggaran. Forum ini sangat penting, semoga bisa melahirkan narasi-narasi kritis yang berkaitan dengan optimalisasi anggaran pembangunan berkelanjutan,” imbuh dia.
Apresiasi senada juga datang dari Dekan Fisip Unisri, Dr Herning Suryo Sarjono, MSi. Pihaknya sangat mengagumi konsistensi mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara Unisri yang sukses menyelenggarakan Sripa secara konsisten setiap tahunnya.
Menurut dia Sripa telah bertransformasi menjadi ruang ilmiah yang sangat strategis untuk mengasah daya kritis mahasiswa dalam menanggapi, menganalisis, serta mengawal isu-isu kebijakan publik di tingkat lokal maupun nasional. (Iskandar)












Komentar