Rusa Taman Sriwedari Makan Sampah Sisa Makanan, Wawalkot Astrid Cek Langsung

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Viral di media sosial seekor rusa di Taman Sriwedari yang terlihat memakan sampah sisa makanan dari kantong plastik mendapat perhatian Pemerintah Kota Surakarta.

Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani meninjau langsung kawasan Taman Sriwedari, Sabtu, 6 Juni 2026 untuk memastikan kondisi satwa sekaligus mengevaluasi pengelolaan kawasan wisata tersebut.

banner 300x250

Dalam peninjauan tersebut, Astrid mengecek langsung kondisi lingkungan taman, sarana kebersihan, serta berdialog dengan pengunjung, pedagang pakan rusa, Kelompok Sadar Wisata, dan sejumlah perangkat daerah terkait.

Ia juga melakukan rapat koordinasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, serta unsur terkait guna merumuskan langkah penataan kawasan ke depan.

Astrid menegaskan kejadian tersebut menjadi masukan penting bagi Pemerintah Kota Surakarta untuk terus meningkatkan pengelolaan kawasan Taman Sriwedari, baik dari aspek kebersihan, kenyamanan pengunjung, maupun kesejahteraan satwa yang menjadi daya tarik wisata kota.

“Banyak masukan dari masyarakat terkait kondisi yang ada saat ini, termasuk perlunya penataan yang lebih baik dan pengembangan penangkaran agar rusa tetap berada di area yang nyaman, aman, dan lingkungannya bersih. Ini menjadi perhatian kami bersama,” kata Astrid.

Menurut Astrid, keberadaan rusa di Taman Sriwedari selama ini menjadi salah satu daya tarik wisata keluarga yang selalu ramai dikunjungi masyarakat setiap soreAstrid

Karena itu, pengembangan kawasan akan dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kesejahteraan satwa dan pengalaman wisata yang aman serta nyaman bagi pengunjung.

“Jadi saya pikir tinggal ditata dengan lebih baik lagi supaya rusa ini tetap di tempat yang nyaman, aman, dan juga lingkungannya bersih,” ujarnya.

Saat ini populasi rusa di Taman Sriwedari tercatat sebanyak 31 ekor. Pemerintah Kota Surakarta juga telah menambah volume pakan yang diberikan kepada rusa. Pemberian pakan dilakukan secara rutin setiap hari untuk memastikan kebutuhan satwa tetap terpenuhi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, menegaskan rusa-rusa di Taman Sriwedari selama ini mendapatkan perawatan dan pemantauan kesehatan secara rutin.

Pemerintah Kota Surakarta juga selalu menyiapkan dokter hewan untuk memantau kondisi kesehatan satwa, melakukan pemeriksaan berkala, serta berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Surakarta guna memastikan seluruh rusa dalam kondisi sehat dan terawat.

“Kami selalu menyiapkan dokter hewan untuk memantau kesehatan rusa secara berkala. Selain itu, kami juga melakukan pelaporan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam setiap tiga bulan sekali sebagai bagian dari pengelolaan penangkaran yang telah memperoleh izin sejak November 2025,” ujar Maretha.

Maretha menjelaskan, Pemerintah Kota Surakarta saat ini tengah mengkaji pengembangan penangkaran rusa di kawasan Taman Sriwedari.

Konsep yang disiapkan adalah menyediakan ruang hidup yang lebih tertata dan aman bagi satwa, namun tetap memungkinkan masyarakat untuk berinteraksi dan memberi pakan sesuai ketentuan.

“Kami tangkarkan dan memberikan ruang hidup lebih bebas bagi mereka, namun mobilitasnya tidak sampai ke mana-mana. Jadi ada satu ruang khusus dalam kawasan penangkaran di mana masyarakat masih bisa memberikan makan, tetapi di sisi lain hewan ini tidak bisa keluar dari wilayah penangkaran sehingga risiko seperti mendekati tempat sampah dapat diminimalkan,” jelasnya.

Selain pengembangan penangkaran, evaluasi juga dilakukan terhadap pengelolaan sampah dan fasilitas pendukung di kawasan Taman Sriwedari.

Pemerintah Kota berharap kolaborasi antara pengelola kawasan dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan wisata yang bersih, sehat, serta mendukung kesejahteraan satwa sebagai bagian dari identitas Taman Sriwedari dan daya tarik wisata Kota Surakarta. (Ariyanto)

Komentar