Portalika.com [WONOGIRI] — Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) berkolaborasi dengan Komisi XIII DPR RI menyelenggarakan kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri di Graha Sasono Mulyo, Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu, 13 September 2026.
Kegiatan yang diikuti perwakilan masyarakat se-Kabupaten Wonogiri ini bertujuan untuk memperkokoh pemahaman serta pembumian nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Rinto Subekti, SE, MM, menegaskan pentingnya menjaga Pancasila sebagai fondasi utama keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia menegaskan, keberhasilan Indonesia bertahan sebagai negara bangsa yang solid tidak lepas dari ideologi Pancasila yang menjadi alat pemersatu.
“Banyak negara besar di dunia yang akhirnya runtuh karena tidak memiliki ideologi pemersatu yang kuat. Saya yakin masyarakat Wonogiri yang hadir di sini telah mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga keutuhan bangsa tetap terjaga,” ujar Rinto.
Rinto juga menjelaskan Komisi XIII DPR RI terus membangun sinergi lintas lembaga—termasuk BPIP, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, serta ormas keagamaan dan kemasyarakatan lainnya—guna memasifkan sosialisasi Gerakan Kebajikan Pancasila.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BPIP RI, Dr Tonny Agung Arifianto, SE, MAB, menyampaikan pengamalan sila pertama hingga keempat secara umum telah berjalan baik di tengah masyarakat. Namun, tantangan utama saat ini adalah mewujudkan sila kelima, yakni Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
“Perwujudan sil kelima masih terus kita upayakan bersama. Kami menitipkan aspirasi kepada wakil rakyat di DPR RI untuk terus berjuang bersama masyarakat agar kesejahteraan sosial yang merata dapat benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Tonny.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan materi bertajuk Pancasila Sebagai Ideologi Pemersatu Bangsa yang disampaikan oleh Analis Hukum Ahli Madya BPIP RI, Andy Apriyanto, SH, MSi.
Andy menjelaskan peran strategis BPIP dalam menyusun standar materi pendidikan dan pelatihan Pancasila, baik bagi instansi pemerintah, Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun elemen masyarakat luas.
Hadir juga Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP RI, Prof Dr H Agus Moh Najib, SAg, MAg serta Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri periode 2009–2024, H Tarso, SIP. (Triantotus/*)












Komentar