Portalika.com [WONOGIRI] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta Program studi Ilmu Administrasi Negara, Isnani Muladiatin telah melaksanakan program kerja individu berupa penyusunan alur pelayanan dokumen kependudukan dan syarat pendukung pengurusan dokumen kependudukan desa.
Program itu diwujudkan dalam bentuk X Banner dan diletakkan di Balaidesa Jatipurwo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Menurut Isnani, program kerja ini merupakan salah satu bentuk tertib administrasi desa dalam kerangka good governance, yang juga mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik khususnya dalam bidang pelayanan publik.
Good governance dalam konteks pelayanan publik dapat dijabarkan sebagai suatu proses yang mengutamakan kepentingan masyarakat. Penerapan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik melibatkan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam pengelolaan sumber daya.
Baca juga: Mahasiswa KKN PPM Unisri Solo Kenalkan Batik Ecoprint Kepada Peserta Didik SDN 2 Jatipurno
Hal ini memungkinkan masyarakat untuk memiliki akses yang lebih terbuka dan adil terhadap pelayanan publik, seperti pelayanan administrasi yang efektif dan efisien. Dengan demikian, pelayanan publik yang berbasis good governance dapat meningkatkan kepuasan masyarakat dan memperbaiki kinerja aparatur negara secara keseluruhan.
Pelaksanaan program ini dilakukan observasi terkait permasalahan administrasi desa. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di balaidesa ditemukan masalah terkait dengan pelayanan dokumen kependudukan. Pelayanan mengenai dokumen kependudukan sebagai bentuk pelayanan publik di Balaidesa Jatipurwo belum memiliki prosedur secara tertulis.

Untuk memahami dengan jelas alur dan syarat-syarat yang harus dilakukan warga dalam mengurus dokumen kependudukan, mahasiswi KKN PPM Unisri Kelompok 22 bekerja sama dengan perangkat desa untuk mengumpulkan informasi lengkap mengenai syarat-syarat dan tahapan yang diperlukan dalam setiap jenis layanan.
Setelah data terkumpul, mahasiswi merancang desain yang komunikatif dan mudah dipahami. Desain ini menekankan pada visualisasi yang jelas, penggunaan warna yang menarik, serta penempatan yang strategis agar mudah dibaca oleh semua kalangan masyarakat.
Langkah selanjutnya adalah mencetak desain dalam bentuk X banner berukuran besar. Banner ini kemudian ditempatkan di tempat strategis di Balaidesa Jatipurwo, sehingga dapat diakses oleh semua warga yang datang ke balaidesa untuk mengurus dokumen.
Program kerja ini mendapat apresiasi dari perangkat desa dan masyarakat karena membantu dalam mengurus dokumen kependudukan dengan prosedur yang jelas dan tertulis. Dengan adanya proses pelayanan yang transparan, efisien dan partisipatif, desa dapat mencapai tingkat pelayanan yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakatnya. (Heris)












Komentar