Gatra Fest 2026: Kolaborasi dengan GenBI Universitas Slamet Riyadi Gelar Demo Masak Olahan Melon

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] — Sebanyak 50 peserta terdiri atas ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Gabugan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen antusias mengikuti Demo Masak Olahan Melon yang digelar dalam rangkaian Gatra Fest 2026 (Gabugan Tumbuh & Berkarya).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kreativitas, partisipasi, dan kebersamaan masyarakat Desa Gabugan.

banner 300x250

Dalam kegiatan ini, peserta diajak mempraktikkan secara langsung cara pembuatan selai dari buah melon, mulai dari pemilihan buah melon yang matang, cara mengolahnya, hingga proses pemasakan selai hingga siap dikemas.

Anggota GenBI Unisri memandu jalannya demo masak dari awal hingga akhir, sekaligus membuka sesi tanya jawab bagi ibu-ibu PKK yang ingin memperdalam teknik pengolahannya.

Selain praktik langsung, panitia juga membagikan resep dan langkah-langkah pembuatan selai melon dalam bentuk kertas cetak menyerupai brosur kepada seluruh 50 peserta yang hadir.

Brosur ini dirancang agar mudah dipahami dan dapat dipraktikkan kembali secara mandiri di rumah masing-masing, sehingga manfaat kegiatan dapat terus dirasakan meski acara telah usai.

“Kami ingin mengangkat potensi melon yang cukup melimpah di Desa Gabugan menjadi produk olahan yang punya nilai jual lebih tinggi. Selai melon ini kami pilih karena bahannya mudah didapat, prosesnya sederhana, tapi hasilnya bisa jadi peluang usaha rumahan bagi ibu-ibu PKK,” ujar Perwakilan GenBI Universitas Slamet Riyadi, Rahayu Ning Tyas.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ibu-ibu PKK aktif bertanya seputar takaran bahan, lama pemasakan, hingga cara pengemasan agar selai lebih tahan lama. Kolaborasi dengan GenBI UNISRI turut menghidupkan suasana kegiatan, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Gabugan.

“Harapannya, resep yang sudah kami bagikan ini enggak cuma jadi kertas yang disimpan, tapi benar-benar dipraktikkan lagi di rumah. Kalau bisa dikembangkan, ini bisa jadi produk unggulan desa dan menambah penghasilan keluarga,” tambahnya.

Kegiatan Demo Masak Olahan Melon ini menghasilkan luaran konkret berupa produk selai melon hasil praktik bersama, serta lembar resep dalam bentuk brosur yang dibagikan kepada 50 ibu-ibu PKK yang hadir.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari perangkat Desa Gabugan sejak tahap persiapan hingga hari pelaksanaan.

Melalui kegiatan ini, GenBI Universitas Slamet Riyadi berharap masyarakat Desa Gabugan, khususnya ibu-ibu PKK, dapat terus tumbuh dan berkarya melalui pemanfaatan potensi lokal, serta memiliki bekal keterampilan baru yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha di masa depan. (*)

Editor: Suryono

Komentar