Gerakan Cilik Cerdas Finansial, Mahasiswa KKN Unisri Kenalkan Gemar Menabung kepada Siswa SDN Jatibatur 3

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan program Gerakan Cilik Cerdas Finansial untuk mengenalkan pentingnya literasi dan kebiasaan menabung sejak dini kepada siswa sekolah dasar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Negeri Jatibatur 3, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan yang menyasar siswa kelas V SDN Jatibatur 3 tersebut mengusung subtema Mengembangkan Kreativitas Anak Sekolah Dasar melalui Pembuatan dan Kreasi Celengan dari Botol Bekas sebagai Media Edukasi Gemar Menabung.

banner 300x250

Subtema tersebut menjadi bentuk penerapan edukasi finansial melalui kegiatan yang kreatif, sederhana, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.

Program Gerakan Cilik Cerdas Finansial dilaksanakan melalui kolaborasi mahasiswa dari Program Studi Akuntansi, Manajemen, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Kolaborasi lintas program studi tersebut dilakukan untuk memberikan edukasi finansial sekaligus menghadirkan kegiatan praktik yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mengelola keuangan dan membangun kebiasaan menabung sejak dini. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana serta dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti penggunaan uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.

Mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa menabung tidak harus dilakukan dalam jumlah besar. Kebiasaan tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, yaitu menyisihkan sebagian uang secara rutin. Dengan membangun kebiasaan sejak sekolah dasar, siswa diharapkan dapat belajar menggunakan uang secara lebih bijak dan bertanggung jawab.

Literasi finansial bagi anak menjadi penting karena pengenalan terhadap pengelolaan uang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghitung uang, tetapi juga bagaimana seseorang mampu membuat keputusan sederhana dalam menggunakan uang.

Melalui kegiatan ini, siswa dikenalkan bahwa uang yang dimiliki dapat digunakan sesuai kebutuhan dan sebagian lainnya dapat disisihkan untuk keperluan di masa mendatang.

Setelah penyampaian materi mengenai pentingnya menabung, kegiatan dilanjutkan dengan praktik membuat media menabung berupa celengan. Pada bagian ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Maria Margaretta Oktaria Windy Putri Asmoro, memandu siswa dalam membuat dan mengkreasikan celengan dari botol air mineral bekas.

Botol air mineral bekas dipilih sebagai bahan utama karena mudah ditemukan dan dapat dimanfaatkan kembali menjadi benda yang memiliki fungsi. Siswa kemudian diajak untuk mengembangkan kreativitas dengan menghias dan melukis celengan menggunakan cat air.

Dalam proses tersebut, siswa diberikan kesempatan untuk memilih warna dan membuat kreasi sesuai dengan imajinasi masing-masing. Setiap siswa dapat menghasilkan bentuk dan warna celengan yang berbeda sehingga kegiatan tidak hanya menjadi praktik membuat celengan, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas.

Maria Margaretta Oktaria Windy Putri Asmoro menjelaskan bahwa kegiatan membuat dan melukis celengan dirancang sebagai media untuk menghubungkan materi gemar menabung dengan pengalaman nyata siswa.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendengar penjelasan tentang pentingnya menabung, tetapi juga membuat sendiri media yang nantinya dapat digunakan untuk menabung. Harapannya, mereka menjadi lebih tertarik untuk mulai menyisihkan uang dan membangun kebiasaan menabung sejak dini,” jelasnya.

Menurutnya, pemanfaatan botol air mineral bekas juga memberikan pengalaman tambahan kepada siswa bahwa barang yang sudah tidak digunakan masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna.

“Selain mengenalkan kebiasaan menabung, kami ingin anak-anak belajar bahwa barang bekas dapat dikreasikan menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna. Kemudian melalui kegiatan melukis, mereka juga dapat mengembangkan kreativitas dan membuat celengan sesuai dengan keinginan masing-masing,” tambah Maria.

Antusiasme siswa terlihat ketika mereka mulai membuat dan menghias celengan. Para siswa aktif memilih warna, mencampurkan warna, serta memberikan berbagai kreasi pada botol yang digunakan sebagai celengan.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk pembelajaran yang menggabungkan aspek literasi finansial dengan kreativitas. Materi mengenai menabung yang disampaikan secara sederhana kemudian diperkuat melalui pengalaman langsung membuat sebuah benda yang dapat digunakan untuk menyimpan uang.

Kolaborasi mahasiswa Akuntansi, Manajemen, dan PGSD juga menjadi bagian pendukung dalam pelaksanaan Gerakan Cilik Cerdas Finansial. Mahasiswa Akuntansi dan Manajemen berperan dalam memberikan penguatan mengenai literasi dan pengelolaan keuangan, sedangkan mahasiswa PGSD membantu mengemas penerapan kegiatan melalui aktivitas kreatif yang sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap siswa kelas V SDN Jatibatur 3 tidak hanya memahami pentingnya menabung secara teori, tetapi juga mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Celengan yang telah dibuat diharapkan dapat digunakan oleh siswa untuk menyisihkan uang secara rutin, meskipun dimulai dari nominal yang kecil.

Program Gerakan Cilik Cerdas Finansial juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran finansial anak sejak usia sekolah. Dengan mengenalkan kebiasaan menabung melalui kegiatan yang menyenangkan dan kreatif, siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menggunakan dan mengelola uang.

Sementara itu, kegiatan pembuatan dan kreasi celengan dari botol bekas diharapkan tidak hanya menghasilkan karya siswa, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang bermakna.

Siswa dapat belajar mengenai pentingnya menabung sekaligus mengembangkan kreativitas dan memanfaatkan barang bekas yang ada di lingkungan sekitar.

Dengan demikian, Gerakan Cilik Cerdas Finansial melalui subtema Mengembangkan Kreativitas Anak Sekolah Dasar melalui Pembuatan dan Kreasi Celengan dari Botol Bekas sebagai Media Edukasi Gemar Menabung menjadi salah satu bentuk kegiatan edukatif yang memadukan literasi finansial, kreativitas, dan pemanfaatan barang bekas dalam pengalaman belajar anak sekolah dasar. (*)

Editor: Suryono

Komentar