Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 120 Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan pendampingan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.
Kegiatan dilaksanakan pada 9 dan 10 Juli 2026 di Posyandu Muji Lestari, 17 Juli 2026 di Posyandu Melati Murni, dan 20 Juli 2026 di Posyandu Sari Asih sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat dari balita hingga lansia.
Pada Posyandu Lansia, Revinza Bimarfe Maulana, Aulia Theresia Tumanggor dan Krishna Adi Bayuaji membantu pelaksanaan pemeriksaan tekanan darah, sedangkan Adinda Betris Avrilia Dewi dan Dinda Ayu Fitriana bertugas melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut peserta.
Fadly Nur Affan Haryadi, Dayu Ardita Arianti, Aurel Seiya Dhiny Anggraeni, dan Silvia May Lita melakukan pemeriksaan kadar gula.
Sembari memeriksa kadar gula darah, Silvia May Lita juga menanyakan keluhan dari lansia dan membantu proses penyiapan serta pendistribusian obat sesuai arahan petugas kesehatan.
Dwi Ashfia Romadhoni membantu proses registrasi peserta, pengarsipan data hasil pemeriksaan, serta memastikan kelengkapan administrasi Posyandu sehingga alur pelayanan berjalan lebih tertib dan efisien.
Pada Posyandu Balita, Krishna Adi Bayuaji dan Dayu Ardita Arianti melakukan pengukuran antropometri berupa tinggi badan dan berat badan balita, sedangkan Revinza Bimarfe Maulana bertugas mengukur lingkar lengan atas (LILA) dan Fadly Nur Affan Haryadi melakukan pengukuran lingkar kepala.
Aulia Theresia Tumanggor membantu pencatatan hasil pengukuran dan plotting pada Kartu Menuju Sehat (KMS) sebagai bagian dari pemantauan status pertumbuhan anak.
Dwi Ashfia Romadhoni turut membantu proses registrasi peserta serta pengelolaan administrasi dan dokumentasi data Posyandu untuk mendukung kelancaran pelayanan.
Dalam kegiatan edukasi kepada orang tua balita, Silvia May Lita memberikan penyuluhan mengenai pencegahan stunting, Adinda Betris Avrilia Dewi menjelaskan pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang sesuai usia dan bergizi seimbang.
Kemudian Aurel Seiya Dhiny Anggraeni memberikan rekomendasi menu makanan bergizi berbasis bahan pangan lokal, sedangkan Dinda Ayu Fitriana memberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi selama masa kehamilan dan menyusui serta solusi terhadap berbagai permasalahan yang umum dialami ibu selama masa laktasi.
Seluruh mahasiswa bekerja secara bergantian pada setiap pelaksanaan Posyandu sehingga seluruh rangkaian pelayanan, mulai dari registrasi peserta, pemeriksaan kesehatan, pengukuran antropometri, pencatatan hasil pemeriksaan, hingga edukasi kesehatan dapat berjalan secara optimal.
Kolaborasi ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Desa Jarum.
Melalui keterlibatan aktif tersebut, mahasiswa KKNT Universitas Diponegoro diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan sejak usia balita hingga lanjut usia.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas serta mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. (*)
Penulis: Tim KKNT Undip, Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten
Editor: Suryono












Komentar