Portalika.com [SRAGEN] – Kegiatan membuat kolase menggunakan pipilan biji-bijian merupakan salah satu kegiatan seni yang menarik dan menyenangkan bagi siswa di SDN Manyarejo 1, Desa Manyarejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen.
Kegiatan ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus belajar memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Dengan menggunakan pipilan biji-bijian sebagai bahan utama, siswa dapat menghasilkan karya seni yang unik, berwarna, dan memiliki nilai keindahan.
Kegiatan diawali dengan memberikan penjelasan kepada siswa mengenai pengertian kolase, bahan yang akan digunakan, serta langkah-langkah pembuatannya. Serta memberikan contoh karya kolase dari biji-bijian agar siswa memiliki gambaran tentang karya yang akan dibuat.
Siswa kemudian menyiapkan berbagai perlengkapan, seperti kertas atau gambar pola, lem, dan aneka pipilan biji-bijian. Biji-bijian yang digunakan dapat berupa kacang hijau, kacang tanah, kedelai, beras, atau jenis biji lainnya yang memiliki bentuk dan warna berbeda.
Setelah semua bahan tersedia, siswa mulai menentukan gambar atau pola yang akan dihias. Beberapa siswa memilih gambar sederhana, sedangkan siswa lainnya mencoba membuat pola yang lebih beragam sesuai dengan kreativitas masing-masing.
Memberikan arahan agar siswa dapat menempelkan biji-bijian dengan rapi dan sesuai dengan pola yang telah dibuat. Siswa mulai mengoleskan lem pada bagian-bagian gambar yang akan ditempeli biji.
Mereka kemudian mengambil pipilan biji-bijian sedikit demi sedikit dan menempelkannya pada permukaan gambar. Proses ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran karena ukuran biji yang kecil membuat siswa harus berhati-hati agar biji tidak berantakan atau keluar dari pola.
Ada pula siswa yang mengombinasikan beberapa jenis biji untuk menghasilkan warna dan tekstur yang berbeda sehingga karya terlihat semakin menarik.
Suasana kegiatan terlihat menyenangkan. Siswa saling berdiskusi, bertukar ide, dan membantu teman yang mengalami kesulitan. Mahasiswa KKN Unisri mendampingi siswa selama proses berlangsung serta memberikan motivasi agar mereka tidak mudah menyerah ketika hasil tempelannya belum sesuai dengan yang diharapkan.
Dari kegiatan tersebut, siswa belajar bahwa sebuah karya yang bagus membutuhkan proses, ketelitian, dan kesabaran. Selain melatih kemampuan seni, kegiatan kolase pipilan biji juga memberikan banyak manfaat bagi perkembangan siswa.
Ketika mengambil dan menempelkan biji-bijian yang berukuran kecil, siswa secara tidak langsung melatih koordinasi antara mata dan tangan serta keterampilan motorik halus. Kegiatan ini juga membantu meningkatkan konsentrasi karena siswa harus memperhatikan pola dan menempatkan setiap biji pada posisi yang tepat.
Kegiatan ini juga mengajarkan siswa untuk memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar. Biji-bijian yang biasanya hanya digunakan sebagai bahan makanan dapat dimanfaatkan menjadi media untuk berkarya.
Dengan demikian, siswa dapat memahami bahwa barang atau bahan sederhana di sekitar kita dapat memiliki nilai seni apabila digunakan dengan kreativitas dan imajinasi.
Setelah proses menempel selesai, siswa menunggu hingga lem mengering. Mereka kemudian melihat kembali hasil karya masing-masing dan melakukan perbaikan pada bagian yang masih kosong atau kurang rapi.
Setiap karya memiliki ciri khas tersendiri karena dibuat berdasarkan ide dan kreativitas masing-masing siswa. Ada karya yang menggunakan satu jenis biji, sementara karya lainnya memadukan berbagai jenis biji dengan susunan dan pola yang berbeda.
Setelah semua karya selesai, hasil kolase dapat dipajang di ruang kelas atau lingkungan sekolah sebagai bentuk apresiasi terhadap hasil kreativitas siswa. Pajangan tersebut tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berkreasi dan berani menunjukkan hasil karyanya.
Siswa merasa bangga karena dapat menghasilkan sebuah karya seni dengan tangan mereka sendiri.
Melalui kegiatan kolase pipilan biji di SDN Manyarejo 1, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses. Mereka belajar tentang kreativitas, ketelitian, kesabaran, kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian untuk mengekspresikan ide.
Kegiatan sederhana ini dapat menjadi pengalaman yang berkesan karena siswa dapat belajar sambil bermain dan berkarya.
Pada akhirnya, kegiatan kolase pipilan biji menjadi salah satu bentuk pembelajaran seni yang kreatif, sederhana, dan bermakna. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar sekolah.
Dengan bimbingan guru dan semangat dari para siswa, pipilan biji-bijian dapat diubah menjadi karya seni yang indah dan bernilai. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan di SDN Manyarejo 1 untuk menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta rasa percaya diri siswa dalam menghasilkan berbagai karya membanggakan. (*)
Editor: Suryono












Komentar