Portalika.com [KLATEN] – Masa remaja merupakan periode penuh dinamika di mana siswa sering mengalami perubahan emosi dan pencarian jati diri. Tidak semua dari mereka mampu mengungkapkan perasaan secara lisan karena adanya rasa canggung, takut salah, atau kesulitan dalam merangkai kata.
Dalam kondisi seperti ini, menggambar dapat menjadi sarana aman untuk menyalurkan isi hati tanpa tekanan bahasa. Melalui media gambar, siswa lebih mudah mengenali serta menamai emosi yang dirasakan, mengelolanya dengan cara yang sehat, dan merefleksikan pengalaman pribadi yang bermakna.
Ketika perasaan memiliki saluran yang tepat, siswa akan lebih tenang, percaya diri, serta mampu menjalin hubungan positif dengan orang lain di sekitarnya.
Program “Kelas Ekspresi: Cerita Diri Lewat Gambar” hadir sebagai upaya untuk memberikan wadah tersebut. Kegiatan ini digagas oleh Indah Megantara bersama anggota KKN 39 dan dilaksanakan di MTs Qur’aniy, Desa Demakijo, Klaten pada 28 Juli 2025 dengan dukungan pihak sekolah dan guru BK.
Tujuan dari program ini adalah menghadirkan ruang aman bagi siswa untuk menceritakan isi hati dan pengalaman mereka melalui gambar. Dengan cara ini, seni tidak hanya menjadi media kreativitas, tetapi juga sarana penting untuk melatih regulasi emosi yang bermanfaat bagi perkembangan jangka panjang.
Dalam kegiatan, terlihat siswa-siswi begitu antusias saat mulai menuangkan perasaan mereka lewat gambar.
“Lewat gambar, adik-adik bisa bercerita tentang dirinya tanpa harus bingung mencari kata-kata. Tidak ada yang benar atau salah, karena setiap coretan punya makna,” ujar Indah Megantara saat memberikan arahan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang menghasilkan karya, melainkan tentang keberanian untuk mengenali diri sendiri.
Ketika remaja tidak memiliki kanal untuk mengekspresikan diri, beban stres dan kecemasan dapat menumpuk. Menggambar terbukti membantu menurunkan tekanan psikologis sekaligus menstabilkan suasana hati.
“Kesehatan emosional itu sama pentingnya dengan prestasi akademik. Harapan saya, kegiatan ini bisa membuat adik-adik merasa lebih lega dan lebih percaya diri,” lanjut Indah. Dengan demikian, Kelas Ekspresi tidak sekadar menjadi kegiatan seni, melainkan bekal penting bagi siswa dalam menumbuhkan kesadaran diri, kepekaan emosi, serta keterampilan mengelola perasaan yang akan berguna hingga mereka dewasa kelak. (*)
Penulis: Indah Megantara anggota KKN 39 Unisri Surakarta
Editor: Suryono












Komentar