KKN di Desa Beku Gelar Sosialisasi Literasi Digital: Bijak Bermedia Sosial dan Tangkal Hoaks

banner 468x60

Portalika.com [KLATEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja bertajuk Sosialisasi dan Pelatihan Literasi Digital mengenai Kebijakan Bermedia Sosial serta Penanggulangan Hoaks di Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jumat, 25 Juli 2025.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Tri Ambarwati, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Slamet Riyadi (Unisri), yang melihat pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan media sosial secara bijak.

banner 300x250

Kegiatan ini digelar di Balai pertemuan ibu-ibu Dasawisma dan diikuti oleh anggota ibu ibu dasawisma. Program ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pemahaman mengenai etika bermedia sosial, aturan hukum yang berlaku, serta keterampilan mengenali berita bohong atau hoaks yang marak beredar di dunia digital.

Dalam sosialisasi, mahasiswa KKN memaparkan pentingnya kesadaran digital di tengah derasnya arus informasi. Peserta dikenalkan pada prinsip-prinsip dasar penggunaan media sosial secara sehat, termasuk etika komunikasi, privasi data, dan dampak hukum dari penyebaran konten negatif.

Selain itu, warga juga diajak memahami bagaimana perilaku bermedia sosial dapat memengaruhi citra individu maupun lingkungan sekitar. Harapannya, masyarakat mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana positif untuk berinteraksi, berdagang, maupun berbagi informasi.

Tidak hanya sosialisasi, kegiatan ini juga menghadirkan pelatihan interaktif berupa simulasi identifikasi hoaks. Peserta diajak mempraktikkan cara memverifikasi informasi melalui sumber resmi, memeriksa kredibilitas media, hingga mengenali tanda-tanda konten manipulatif.

Diskusi Aktif

Antusiasme warga terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan serta pengalaman pribadi yang dibagikan terkait penggunaan media sosial.

Melalui diskusi aktif, peserta semakin paham bahwa hoaks dapat merugikan, baik secara sosial maupun hukum, jika tidak ditangani dengan bijak.

Koordinator KKN menyampaikan bahwa literasi digital merupakan bekal penting bagi masyarakat modern.

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap warga Desa Beku khususnya ibu ibu tidak hanya aktif menggunakan media sosial, tetapi juga mampu menjadi agen penyebar informasi yang benar dan bermanfaat,” ujarnya.

Kepala Desa Beku turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi literasi digital sangat relevan di era saat ini, mengingat media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap masyarakat Desa Beku semakin cerdas dalam memilah informasi dan bisa melindungi diri dari dampak negatif penyebaran berita palsu,” ungkapnya.

Program kerja KKN ini menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa di bidang literasi digital. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan agar masyarakat Desa Beku semakin siap menghadapi tantangan di era digital yang serba cepat dan penuh dinamika informasi. (*)

Editor: Suryono

Komentar