Langkah Kecil, Dampak Besar: KKN Undip Dorong Kemandirian dan Ketangguhan Warga Kaliancar Berbasis SDGs

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] — Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan Program Multidisiplin 1 di Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, melalui serangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat dalam bidang ekonomi, pangan, dan kesiapsiagaan bencana.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian dan ketangguhan masyarakat melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu. Rangkaian kegiatan dilaksanakan pada 26 hingga 31 Juli 2026 dengan melibatkan pelaku UMKM, Karang Taruna Remaja Josutan RW 02, serta kelompok masyarakat sebagai mitra dan sasaran kegiatan.

banner 300x250

Salah satu rangkaian kegiatan Multidisiplin 1 adalah pendampingan pelaku UMKM yang dilaksanakan pada 27 Juli 2026 oleh Muhammad Raffi Az Zahran, Margareta Norisa Kartikasari, Achmad Pandoyo, Raya, dan Jonathan Adi Nugroho. Kegiatan ini menyasar pelaku UMKM di Kelurahan Kaliancar yang membutuhkan pendampingan dalam pengembangan dan pengelolaan usaha.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi sesuai bidang keilmuan masing-masing, mulai dari pembukuan sederhana, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), strategi pemasaran, hingga pemahaman mengenai kontrak bisnis.

Margareta Norisa Kartikasari memberikan sosialisasi pembukuan sederhana bagi pelaku UMKM untuk membantu meningkatkan pengelolaan keuangan usaha.

Portalika.com/Ist

Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengelola usahanya secara lebih tertib, memahami aspek penting dalam menjalankan bisnis, serta meningkatkan potensi pengembangan usaha.

Program pemberdayaan UMKM tersebut sejalan dengan upaya mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Selain penguatan sektor ekonomi, Multidisiplin 1 juga menghadirkan kegiatan edukasi dan praktik pembuatan yoghurt berbasis karagenan pada 26 dan 27 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Elfa Safitri Nur Fadilla, Najwah Dewi Nafisa, dan Tasya bersama Karang Taruna Remaja Josutan RW 02 sebagai mitra sekaligus sasaran kegiatan di Balai Warga RW 02 Josutan.

Kegiatan ini bertujuan mengenalkan potensi rumput laut sebagai bahan pangan fungsional yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Peserta terlebih dahulu mendapatkan penyuluhan mengenai manfaat rumput laut dan potensinya sebagai bahan yoghurt.

Kemudian mengikuti demonstrasi serta praktik langsung pembuatan yoghurt berbahan susu dengan tambahan karagenan rumput laut. Tahapan praktik meliputi persiapan bahan, proses fermentasi, hingga pengemasan.

Portalika.com/Ist

Melalui kegiatan ini, para remaja diharapkan tidak hanya memahami manfaat rumput laut, tetapi juga memiliki keterampilan dalam mengembangkan inovasi pangan yang dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Rangkaian Multidisiplin 1 kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan mitigasi bencana pada 31 Juli 2026 yang dipimpin oleh Firda Anugrah Hati. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu PKK RW 03 Kaliancar sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai mitigasi bencana berbasis keluarga, termasuk langkah yang dapat dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadinya bencana.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan brainstorming sehingga peserta dapat mengenali potensi risiko bencana di lingkungan sekitar serta membahas tindakan yang dapat dilakukan oleh keluarga.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya membangun masyarakat yang lebih siap dan tangguh dalam menghadapi kondisi darurat, sejalan dengan semangat SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.

Ketiga kegiatan tersebut menunjukkan bagaimana pendekatan multidisiplin dapat menjawab kebutuhan masyarakat dari berbagai sisi. Pendampingan UMKM berfokus pada penguatan kemandirian ekonomi, inovasi yoghurt berbasis karagenan mendorong pemanfaatan potensi pangan dan peningkatan ketahanan pangan, sedangkan edukasi mitigasi bencana memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Ketiganya menjadi langkah nyata Tim II KKN Undip dalam mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, Program Multidisiplin 1 diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan semata, tetapi mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari langkah sederhana dalam mengelola usaha, mengolah potensi pangan, hingga mempersiapkan diri menghadapi bencana, setiap kegiatan menjadi bagian dari upaya membangun warga Kaliancar yang semakin mandiri, produktif, dan tangguh. (*)

Penulis: Maytasya Alia Kusuma, Fotografer: Damai Raya Fakhruddin dan Jonathan Adi Nugroho|Instagram/Tiktok : @kkn_kaliancar/@kkn_kaliancar

Editor: Triantotus

Komentar