Portalika.com [PEMALANG] – Sampah yang dibuang sembarangan bukan hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga merusak tanah.
Hal ini disampaikan Safira Vivi Ramadanti, mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Diponegoro(Undip) Semarang, saat memberikan sosialisasi di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang pada Kamis, 31 Juli 2025.
Dalam paparannya, Safira menjelaskan bahwa pembuangan sampah, terutama limbah rumah tangga yang sulit terurai dapat mengubah struktur tanah, mengurangi kesuburan, dan mencemari air tanah. Ia juga menekankan pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
Edukasi ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih memahami dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan.
Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi, Safira dan teman-teman dalam 1 tim KKNT yang lainnya membuat alat peraga edukasi sampah yang ditempatkan di salah satu sudut strategis Desa Kaliprau.
Alat peraga ini dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak dalam memahami lamanya penguraian sampah berdasarkan jenisnya, serta cara pengelolaan yang benar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kaliprau semakin peduli pada pengelolaan sampah, sekaligus menjadi pengingat visual bagi warga untuk menjaga kebersihan lingkungan. (*)
Penulis: Safira Vivi Ramadanti, mahasiswa Jurusan Fisika Undip Semarang
Editor: Triantotus












Komentar