Portalika.com [KLATEN] – Di era modern yang serba digital ini, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu bertahan dan bersaing.
Transformasi digital bukan hanya sekadar tren, melainkan kebutuhan agar UMKM dapat memperluas pasar, meningkatkan efisiensi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen.
Salah satu bentuk nyata dari transformasi digital adalah pemanfaatan sistem pembayaran digital. Seiring dengan semakin meningkatnya kebiasaan masyarakat menggunakan transaksi non-tunai, UMKM perlu menyesuaikan diri agar tidak tertinggal dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen.
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) hadir menjadi salah satu inovasi yang mempermudah pelaku usaha dalam menerima pembayaran digital dengan praktis, cepat dan aman.
Hal ini pula yang mendorong Puspita Sudi Ariati, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta, untuk menghadirkan program kerja bertajuk Pendampingan dan Implementasi Digitalisasi UMKM melalui Pembayaran Digital QRIS.
Program ini dilaksanakan di Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, pada 13 Agustus 2025, sebagai bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Dalam kegiatan tersebut, Puspita memberikan sosialisasi serta pendampingan langsung kepada pelaku UMKM desa. Materi yang disampaikan meliputi manfaat digitalisasi UMKM, cara pendaftaran QRIS, penggunaan aplikasi, hingga proses penarikan hasil penjualan melalui layanan QRIS GoPay Merchant.
“Melalui program ini, saya berharap para pelaku UMKM di Desa Kanoman dapat lebih mudah beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga usaha mereka mampu menjangkau konsumen lebih luas dan meningkatkan daya saing,” ujar Puspita.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun pelaku UMKM. Dengan adanya pendampingan langsung, mereka merasa terbantu dan lebih yakin untuk mencoba sistem pembayaran digital.
Transformasi digital UMKM diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan perekonomian desa, sekaligus menjawab tantangan zaman yang semakin maju. (*)
Editor: Suryono












Komentar