Portalika.com [BOYOLALI] – Mahasiswa Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Ruhul Iqtishad Prodi Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (Staimas) Wonogiri menunjukkan semangat kolaborasi dan peningkatan kompetensi dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Diklat Ekonomi Islam (DEI) #1 yang diselenggarakan oleh KSEI FRESH Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 4 dan 5 Oktober 20 25 di Balaidesa Banyudono, Boyolali mengusung tema Smart Rabbani: Menumbuhkan Generasi Ekonom Syariah yang Berilmu, Berintegritas, dan Adaptif”.
Kegiatan DEI #1 FRESH FEBI 2025 menjadi ajang penjenjangan dan pembinaan awal bagi mahasiswa yang ingin bergabung dalam keluarga besar Forum Ekonomi Syariah (FRESH). Program ini dirancang untuk mencetak ekonom rabbani muda yang unggul secara intelektual, spiritual, dan beretika Islami dalam berbisnis dan berekonomi.
KSEI Ruhul Iqtishad Staimas Wonogiri mengirimkan delegasi yang dipimpin Fizna Ali Nur Hija, Ketua KSEI dan Halimah Salwa sebagai Bendahara. Para peserta mendapatkan berbagai materi penting seputar ekonomi Islam, ghazwul fikr, pelatihan kepemimpinan, serta praktik langsung ke pasar untuk belajar semangat ta’wun bersama para pedagang.
Salah satu peserta, Halimah Salwa, menyampaikan kesannya. “Kami mendapatkan wawasan yang sangat berharga. Selain ilmu ekonomi Islam, kami juga belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, dan nilai-nilai kepemimpinan Islami. Pengalaman berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai kampus benar-benar membuka wawasan kami,” ujarnya.
Kegiatan diklat ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antar-lembaga pendidikan Islam di wilayah Soloraya. Pembina KSEI Ruhul Iqtishad, Hasbi, SE, ME, menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami sangat mendukung partisipasi aktif mahasiswa di ajang seperti ini. Semoga kegiatan ini menjadi katalisator bagi lahirnya generasi ekonom syariah yang berilmu, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.
Melalui keikutsertaan dalam Diklat Ekonomi Islam ini, mahasiswa Staimas Wonogiri diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam pengembangan ekonomi syariah, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (Nadhiroh)












Komentar