Portalika.com [BOYOLALI] – Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan kegiatan magang di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali sebagai bagian dari program pembelajaran praktik lapangan.
Kegiatan bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan praktik kerja secara langsung di lingkungan pemerintahan daerah, khususnya dalam bidang pengelolaan dan administrasi keuangan publik.
Kegiatan magang ini diikuti mahasiswa dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang tergabung dalam Kelompok 08 dengan jumlah anggota sebanyak enam orang. Salah satu mahasiswa peserta magang adalah Irma Devinta Yulianti, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta.
Pelaksanaan magang berlangsung selama kurang lebih dua bulan, terhitung sejak 3 November 2025 hingga 23 Desember 2025, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr Djoko Kristianto, SE, MSi.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa ditempatkan pada beberapa bidang kerja di lingkungan BKD Kabupaten Boyolali sesuai dengan kebutuhan instansi. Mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam berbagai kegiatan administrasi dan teknis, antara lain pengelolaan dan pengarsipan dokumen keuangan daerah, penataan dan pencatatan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), pemberian cap pada dokumen, pengurutan arsip berdasarkan register, serta membantu proses pelayanan administrasi dan kegiatan operasional harian instansi.
Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai alur kerja pengelolaan keuangan daerah yang menuntut ketelitian, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap prosedur dan regulasi yang berlaku.
Kegiatan ini juga memberikan gambaran nyata mengenai sistem kerja birokrasi pemerintahan serta pentingnya pengelolaan administrasi yang tertib dan akuntabel.
Irma Devinta menyampaikan kegiatan magang ini memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat dalam memahami praktik kerja di sektor publik.
“Melalui kegiatan magang di Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali, saya memperoleh pengalaman langsung mengenai proses administrasi dan pengelolaan keuangan daerah yang sebelumnya hanya dipelajari secara teori di bangku perkuliahan. Kegiatan ini membantu saya memahami pentingnya ketelitian, tanggung jawab, dan kedisiplinan dalam lingkungan kerja pemerintahan,” ujarnya.
Selain meningkatkan kompetensi teknis di bidang akuntansi dan administrasi keuangan, kegiatan magang ini turut berkontribusi dalam pengembangan keterampilan nonteknis mahasiswa, seperti kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, serta adaptasi terhadap budaya kerja di instansi pemerintah.
Pihak Badan Keuangan Daerah Kabupaten Boyolali menyambut baik pelaksanaan kegiatan magang ini dan memberikan dukungan penuh terhadap proses pembelajaran mahasiswa.
Kehadiran mahasiswa magang diharapkan dapat memberikan manfaat timbal balik, baik bagi instansi maupun bagi mahasiswa sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja profesional di masa mendatang.
Dengan terlaksananya kegiatan magang ini, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik kerja nyata, khususnya dalam bidang akuntansi dan pengelolaan keuangan daerah, serta memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan. (*)
Editor: Suryono












Komentar