Mahasiswi Undip Bangun Website Desa Kaliprau, Permudah Akses Informasi, Dorong UMKM, Lengkap dengan Kalkulator Stunting

banner 468x60

Portalika.com [PEMALANG] – Demina Ayunda Chesara, mahasiswi Informatika Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 160 Undip 2025 di Desa Kaliprau, merampungkan pembuatan website desa sebagai pusat informasi resmi dan etalase digital UMKM serta potensi lokal.

Selama ini informasi desa masih tersebar dan sulit ditelusuri karena hanya mengandalkan blog.

banner 300x250

“Tujuan kami menghadirkan satu kanal resmi yang ringkas dan lengkap bagi warga, sambil memperkenalkan Desa Kaliprau ke khalayak lebih luas,” ujar Demina.

Website dibangun menggunakan HTML dan CSS agar ringan, responsif, dan mudah dikelola. Untuk kesinambungan arsip, situs menautkan blog berita desa sehingga konten lama tetap mudah dijangkau sambil beralih ke kanal resmi yang lebih tertata.

Menu utama mencakup Profil Desa, Pemerintahan, Potensi Desa, Produk UMKM, Pojok Edukasi, dan Stunting.

Fitur Potensi Desa menampilkan ringkasan sumber daya, tradisi budaya, dan daya tarik lokal yang relevan untuk promosi wisata maupun peluang investasi komunitas.

Portalika.com/Ist

“Harapannya, laman potensi ini membantu mengenalkan Kaliprau secara positif,” kata Demina.

Pada bagian Produk UMKM, pengunjung dapat melihat katalog singkat produk unggulan beserta tombol kontak untuk memudahkan transaksi.

“Eksposur digital ini diharapkan bisa membantu penjualan UMKM Kaliprau,” tambahnya.

Pojok Edukasi menyajikan modul, template, dan poster praktis yang dapat diunduh sebagai bahan belajar mandiri bagi warga dan pelaku UMKM.

Pada bagian Bersama Cegah Stunting, tersedia kalkulator skrining yang membantu orang tua dan kader posyandu melakukan pengecekan awal pertumbuhan balita di rumah dengan acuan Permenkes Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak serta buku saku panduan gizi dan tumbuh kembang anak.

Fitur ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan penilaian tenaga kesehatan. Warga tetap dianjurkan berkonsultasi ke posyandu atau puskesmas.

Program diakhiri pada tanggal 11 Agustus 2025 dengan sosialisasi ke masyarakat desa, penyerahan website kepada perangkat desa yaitu Dian Paturoma dan Elmi disertai pemberian modul panduan.

Pelatihan pengelolaan situs mencakup pengenalan GitHub sebagai tempat kerja bersama, cara menyalin proyek (clone) ke komputer desa, cara mengirim perubahan (push) dan mengambil pembaruan (pull) agar versi daring selalu terbaru, serta pengeditan dasar seperti mengubah teks.

Pengembangan situs ini dikerjakan oleh dua mahasiswa KKN yaitu Demina Ayunda Chesara berfokus pada fitur Potensi Desa, UMKM, Pojok Edukasi, dan kalkulator stunting, sementara rekan timnya Denny Saputra, mengerjakan menu Profil dan Pemerintahan.

Dengan hadirnya website ini, harapannya akses informasi tentang Desa Kaliprau semakin mudah, memperluas promosi potensi lokal, mendorong pemasaran UMKM, dan membantu keluarga memantau pertumbuhan balita melalui kalkulator skrining stunting sehingga memberi dampak panjang bagi Kaliprau. Kunjungi website Desa Kaliprau di: https://kaliprau.netlify.app. (*)

Penulis: Demina Ayunda Chesara, mahasiswi Informatika Undip Semarang

Editor: Triantotus

Komentar