Membangun Ketangguhan Sejak Dini dalam Rangka Hari Kemerdekaan

PSIK FIKes Unaya Sosialisasikan Sekolah Siaga Bencana di Aceh

banner 468x60

Portalika.com [PIDIE, ACEH] – Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (PSIK – FIKes) Universitas Abulyatama (Unaya) mengadakan kegiatan sosialisasi Sekolah Siaga Bencana (SSB) di SMP Negeri 2 Geumpang, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus memperkuat kesiapsiagaan bencana sejak usia dini, Rabu, 20 Agustus 2025.

Acara ini melibatkan dosen dan mahasiswa PSIK Unaya serta diikuti oleh para siswa, guru, kepala sekolah, dan anggota Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga sekolah terhadap potensi bencana serta mengajarkan langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan secara mandiri maupun bersama.

banner 300x250

Koordinator Akademik PSIK – FIKes Unaya, Ns Riyan Mulfianda, M.Kep, menegaskan pentingnya edukasi kebencanaan di Aceh yang merupakan daerah rawan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir bandang, dan tanah longsor.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi harus menjadi lingkungan yang aman bagi seluruh peserta didik. Melalui kampanye Sekolah Siaga Bencana ini, kami berharap warga sekolah dapat lebih siap, tangguh, dan tahu cara merespons darurat dengan tepat,” ujarnya.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan berbagai jenis bencana, simulasi evakuasi mandiri, pelatihan pertolongan pertama dasar, serta praktik pembidaian patah tulang dan pemindahan korban. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dan guru dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala SMP Negeri 2 Geumpang, Syamsah BR Tarigan, SPd menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Unaya. Edukasi seperti ini sangat penting, terutama untuk anak-anak yang tinggal di daerah rawan bencana. Semoga kegiatan ini bisa terus dilakukan dan menjangkau lebih banyak sekolah di daerah pelosok,” tuturnya.

Berdasarkan data BNPB tahun 2024, Kabupaten Pidie masuk dalam wilayah dengan frekuensi bencana alam tertinggi di Aceh, khususnya bencana banjir dan longsor. Oleh karena itu, edukasi kesiapsiagaan di sekolah menjadi strategi kunci dalam membangun ketangguhan masyarakat dari tingkat paling dasar.

Program Sekolah Siaga Bencana merupakan bagian dari strategi nasional pengurangan risiko bencana, sesuai Peraturan Kepala BNPB No 4 Tahun 2012. Dengan semakin banyak sekolah di Aceh yang menerapkan program ini, diharapkan tumbuh generasi muda yang sadar risiko, tangguh, dan mampu bertindak cepat saat bencana terjadi.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari capaian pembelajaran mahasiswa dalam mata kuliah Keperawatan Bencana, sekaligus bentuk nyata pengabdian masyarakat oleh civitas akademika PSIK Unaya.

PSIK FIKes Unaya membuka kesempatan bagi sekolah, komunitas, dan lembaga lainnya di Aceh untuk bekerja sama dalam memperluas edukasi kebencanaan di lingkungan pendidikan. Kami percaya bahwa kesiapsiagaan bencana harus diajarkan sejak dini, dimulai dari ruang kelas.( Putra)

Editor: Triantotus

Komentar