Portalika.com [WONOGIRI] – Sebanyak 1.887 pelanggaran terekam kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) selama dua pekan digelar Operasi Patuh Candi (OPC) 2024 di Wonogiri. OPC sendiri dilaksanakan sejak Senin, 15 Juli 2024 hingga Minggu, 28 Juli 2024
Para pelanggar itu ditindak menggunakan ETLE. Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo, SH, SIK melalui Kasi Humas AKP Anom Prabowo, SH, MH, selaku Kasatgas Humas mengatakan total ada 1.887 pelanggaran yang terekam kamera ETLE.
“Yang tercapture ada 1.887. Ada 1.591 surat konfirmasi ETLE yang kita kirimkan. Belum semua terkirim,” ujarnya, Rabu, 31 Juli 2024.
Baca juga: Pengendara Tanpa Helm Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas Dalam Operasi Patuh Candi 2023
Dari ribuan pelanggaran itu, kata Anom , mayoritas pelanggaran adalah pengguna kendaraan roda dua yang tidak menggunakan helm .
Pihaknya mengimbau kepada warga Wonogiri agar selalu tertib berkendara dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
“Selalu berhati-hati dalam berkendara, baik roda dua maupun kendaraan roda 4 atau lebih karena kecelakaan berawal dari pelanggaran,” katanya.
Sementara itu Kanit Gakkum Satlantas Polres Wonogiri, Ipda Taufik, SH menambahkan, Operasi Patuh Candi 2024 mengedepankan edukasi dan persuasif yang didukung penegakan hukum dengan ETLE.
“Kami kemarin banyak edukasi ke sekolah-sekolah. Pelaku pelanggaran juga ada usia anak-anak sekolah,” jelasnya.
Adapun target prioritas Operasi Patuh Candi 2024, kata dia, yakni pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan lalu lintas.
Misalnya seperti penggunaan helm tidak SNI, melawan arus, penggunaan HP saat berkendara serta berkendara dibawah pengaruh alkohol maupun narkoba.
“Termasuk juga melebihi batas kecepatan, berkendara dibawah umur, kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis dan balap liar,” ujarnya. (Suryono)












Komentar