Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Ricky Ardinsyah Saputra, menggelar penyuluhan bertema “Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pemanfaatan Pangan Lokal” bersama masyarakat Kelurahan Cangkol, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa KKN kepada masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan pangan. Melalui kegiatan ini, pangan lokal Cangkol diperkenalkan sebagai salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan keluarga untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.
Penyuluhan bertujuan menambah pengetahuan masyarakat mengenai ketahanan pangan sekaligus mendorong keluarga agar mampu memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Materi penyuluhan mencakup pengertian ketahanan pangan, diversifikasi pangan, pemanfaatan lahan pekarangan, pengolahan dan penyimpanan pangan, serta penerapan gizi seimbang.
Mahasiswa menjelaskan bahwa ketahanan pangan keluarga tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan. Pengelolaan dan pemanfaatan bahan pangan secara baik juga menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Peserta juga diperkenalkan dengan konsep diversifikasi pangan. Masyarakat diajak memanfaatkan berbagai jenis bahan pangan sehingga tidak bergantung pada satu sumber makanan saja.
Beberapa bahan pangan yang diperkenalkan antara lain jagung, ubi, kelor, singkong, dan melon. Bahan tersebut dinilai dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi berbagai jenis makanan, sehingga tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar tetapi juga berpotensi memberikan nilai tambah.
Selain mengenalkan bahan pangan, mahasiswa KKN juga menyampaikan pemanfaatan lahan pekarangan rumah. Lahan yang tersedia di sekitar rumah dapat digunakan untuk menanam atau menghasilkan bahan pangan bagi kebutuhan keluarga.
Kegiatan dilengkapi sosialisasi dan demonstrasi pengolahan pangan. Melalui demonstrasi tersebut, masyarakat dapat melihat secara langsung pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk yang lebih menarik dan memiliki nilai guna.
Mahasiswa juga memberikan informasi mengenai penyimpanan pangan yang tepat. Penyimpanan diperlukan agar kualitas dan keamanan bahan pangan tetap terjaga serta dapat digunakan secara optimal.
Materi gizi seimbang turut diberikan kepada peserta. Masyarakat diajak memperhatikan keberagaman makanan sehari-hari agar kebutuhan gizi anggota keluarga dapat terpenuhi.
Penyuluhan ditujukan terutama kepada ibu rumah tangga, kelompok PKK, karang taruna, petani, dan masyarakat umum. Kelompok tersebut memiliki peran dalam pengelolaan pangan, baik untuk kebutuhan keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat cukup antusias. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi.
Mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman baru mengenai potensi bahan pangan yang tersedia di sekitar masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat lebih memahami pentingnya ketahanan pangan keluarga. Bahan pangan yang ada di sekitar sebenarnya bisa dimanfaatkan dengan berbagai cara. Dengan pengolahan dan pemanfaatan yang tepat, pangan lokal dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memberikan nilai tambah.”
Program “Penyuluhan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pemanfaatan Pangan Lokal” diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Cangkol, terutama dalam meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan pangan keluarga.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unisri berupaya mendorong masyarakat membangun kemandirian pangan dari lingkungan keluarga. Pemanfaatan pangan lokal, diversifikasi makanan, penggunaan pekarangan, serta penerapan gizi seimbang menjadi langkah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Ricky Ardinsyah Saputra)












Komentar