Mahasiswa KKN Unisri Latih UMKM Gentanbanaran Bikin Foto Produk dan Konten Digital

Potensi UMKM Gentanbanaran

banner 468x60

Portalika.com [SRAGEN] – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar pelatihan promosi digital UMKM bagi pelaku usaha Kerupuk Rambak Bawang dan Obat Herbal Khanza di Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Senin, 27 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja individu dalam pelaksanaan KKN. Pelatihan berlangsung di rumah produksi atau tempat usaha UMKM di Dukuh Gentan RT 11, Desa Gentanbanaran, selama kurang lebih 2–3 jam.

banner 300x250
Mahasiswa KKN mendampingi pelaku UMKM mempraktikkan fotografi produk menggunakan smartphone. (Foto: Perdana)

Pelaku UMKM menjadi peserta, sementara mahasiswa KKN berperan sebagai pendamping selama kegiatan berlangsung.

Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi fotografi produk menggunakan smartphone. Mahasiswa memperkenalkan teknik dasar seperti pengaturan pencahayaan, penataan produk, pemilihan latar belakang, serta sudut pengambilan gambar.

Teknik tersebut diperkenalkan agar foto produk terlihat lebih menarik dan informatif. Setelah menerima materi, peserta langsung mempraktikkan fotografi menggunakan produk UMKM sebagai objek.

Foto yang dihasilkan kemudian digunakan untuk membuat konten promosi digital menggunakan aplikasi Canva.

Mahasiswa mendampingi peserta dalam mengatur tata letak, memilih warna, menggunakan tipografi dan elemen grafis, serta memasukkan informasi produk. Langkah tersebut dilakukan agar konten lebih menarik dan mudah dipahami calon konsumen.

Selain fotografi dan konten digital, pelatihan juga mencakup pendampingan penyusunan desain banner.

Banner yang dibuat memuat identitas UMKM, informasi produk, serta tampilan visual yang lebih rapi. Desain tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media promosi di tempat usaha maupun dalam kegiatan pemasaran lainnya.

Setelah praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi melalui diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa memberikan masukan terhadap hasil foto, desain konten promosi, dan banner yang telah dibuat.

Evaluasi tersebut dilakukan agar pelaku UMKM dapat memahami proses pembuatan media promosi dan menerapkannya secara mandiri.

Desa Gentanbanaran memiliki berbagai potensi ekonomi masyarakat. Selain sektor pertanian, terdapat usaha industri makanan olahan, produk herbal, budidaya ikan lele, produksi tempe, hingga budidaya melon menggunakan sistem greenhouse.

Namun, sebagian pelaku usaha masih menjalankan kegiatan dalam skala rumah tangga. Pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung usaha juga belum optimal sehingga peluang memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk belum dimanfaatkan secara maksimal.

Melalui kegiatan promosi digital UMKM, mahasiswa KKN berupaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam membuat media promosi yang lebih menarik dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia.

Pelaku UMKM mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai pentingnya visual produk dalam pemasaran. Peserta juga memperoleh pengalaman menggunakan smartphone untuk fotografi produk dan Canva untuk membuat konten promosi digital.

Kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja sama mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Gentanbanaran, pemilik UMKM Kerupuk Rambak Bawang dan Obat Herbal Khanza, serta anggota kelompok KKN.

Bagi mahasiswa, program ini menjadi bentuk penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya dalam bidang manajemen pemasaran dan pemberdayaan UMKM. Sementara bagi pelaku usaha, kegiatan diharapkan membantu meningkatkan kemampuan membuat media promosi dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk. (Perdana aqsyal)

Komentar