Portalika.com [PEMALANG] – Di tengah ramainya arus mudik, Pos Terpadu Gandulan Polres Pemalang menjadi tempat singgah bagi para pemudik yang lelah dalam perjalanan.
Pada malam sebelumnya, Rabu, 18 Maret 2026 pukul 18.30 WIB, Furqon Hidayat, 52, seorang pemudik penyandang disabilitas tuna netra asal Jakarta, turun dari bus di simpang empat Gandulan.
Dengan keterbatasannya, ia berencana melanjutkan perjalanan ke Desa Pamutih, Kecamatan Ulujami, ia berdiri di pinggir jalan menunggu angkutan umum.
Melihat kondisi tersebut, petugas yang berjaga di Pos Gandulan segera menghampiri dan mengajak Furqon beristirahat di Pos Terpadu. Di sana, ia dipersilahkan beristirahat sambil di berikan makanan dan minuman untuk berbuka puasa.
“Alhamdulillah, pelayanannya luar biasa. Saya dikasih makanan untuk berbuka,” ucap Furqon.
Furqon sempat berpikir harus kembali menunggu angkutan. Namun di luar dugaannya, polisi tersebut justru menyiapkan kendaraan untuk mengantarkannya langsung ke tujuan.
“Awalnya saya mau nunggu elf, tapi malah mau diantar polisi sampai ke rumah. Masya Allah, saya sangat terbantu,” katanya.
Dengan kendaraan Turbo (Tanggap Urgent Bantuan Polisi) milik Polres Pemalang, Furqon melanjutkan perjalanan dengan aman hingga ke kampung halamannya yang berjarak 30 menit perjalanan naik mobil.
Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana menegaskan kehadiran personel di lapangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Personel kami tidak hanya berjaga, tetapi juga harus peka melihat kondisi di lapangan. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, maka harus segera ditindaklanjuti. Itu yang kami tekankan selama pengamanan mudik,” ungkapnya. Kamis, 19 Maret 2026. (Prabowo/*)
Editor: Suryono












Komentar