Polisi Pengasuh Pesantren di Wonogiri Dikabarkan Berbuat Pencabulan

banner 468x60

Portalika.com [WONOGIRI] – Masyarakat Wonogiri memperbincangkan dugaan pencabulan yang dilakukan polisi Wonogiri. Ramainya pembicaraan dikarenakan informasi itu ramai berseliweran di jagat maya, Sabtu, 18 Juli 2026.

Di media online dan media sosial tersebut pelaku berinisial AbE, seorang polisi pengasuh pondok pesantren di Wonogiri. “Polisi pengasuh pondok pesantren tersangkut pencabulan ya,” ucap Dwi sembari menyantap ikan nila bakar pesanannya di warung Wonokarto, Wonogiri.

banner 300x250

Sugi mengaku mendapat kabar jika AbE sudah dibawa ke Polres Wonogiri. “Belum terhapus ingatan warga tentang kasus santri meninggal karena diduga dianiaya malah pengasuh diduga melakukan pencabulan,” ucapnya.

Keduanya berharap polisi menuntaskan secara transparan kabar tersebut agar masyarakat tidak terus berspekulasi. Kabar itu memicu beragam reaksi dari masyarakat sekitar.

Sejumlah warga menyuarakan harapan agar ponpes tersebut ditutup walau korban pencabulan bukan santriwati.

Wakapolres Wonogiri, Kompol Purwanto dan Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sadewa saat dikonfirmasi melalui WhatsApp belum memberikan jawaban. Wakapolres di balasan WA menyatakan masih di luar kota.

“Coba langsung ke Kasat Reskrim mawon,” tulisnya sembari menambahkan emotion dua telapak tangan disatukan.

Namun sumber di Polres Wonogiri, E sudah dibawa ke Polres. “Kami juga tidak percaya, kok Pak E berbuat seperti itu, padahal sering memberi tausyiah. Kasus [pencabulan] ini tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.

Sementara itu, warga Desa Manjung, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri menyayangkan munculnya kembali persoalan hukum yang dikaitkan dengan ponpes tersebut. (Triantotus)

Komentar