Walikota dan Wawalkot Surakarta Terima Kunjungan Dubes Qatar, Bahas Peluang Sister City dan Kerja Sama Pendidikan

banner 468x60

Portalika.com [SURAKARTA] – Walikota Surakarta, Respati Ardi bersama Wakil Walikota Surakarta, Astrid Widayani menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Negara Qatar untuk Republik Indonesia, HE Dr Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari, di Balaikota Surakarta.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang kerja sama antara Kota Surakarta dengan salah satu kota di Qatar.

banner 300x250

Dalam pertemuan tersebut, Walikota Respati Ardi menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Qatar terhadap Kota Surakarta. Ia menyambut baik ajakan untuk menjajaki kerja sama sister city yang dinilai dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Respati menjelaskan Pemerintah Kota Surakarta tengah menyiapkan arah pembangunan jangka panjang menuju Wellness City 2030. Konsep tersebut berlandaskan nilai-nilai budaya Mataram Islam, dengan mengedepankan penguatan sektor budaya, pendidikan, serta pemanfaatan teknologi sebagai fondasi pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas ajakan kerja sama sister city. Surakarta sedang bergerak menuju Wellness City 2030 dengan mengedepankan budaya, pendidikan, dan teknologi. Kami berharap hubungan ini dapat berkembang menjadi kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan,” ujar Respati.

Lebih lanjut Walikota menyampaikan salah satu bentuk kolaborasi yang sangat potensial adalah program pertukaran di bidang pendidikan (education exchange).

Melalui kerja sama tersebut, diharapkan akan terbangun pertukaran pengetahuan, budaya, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia antara Surakarta dan Qatar.

Sementara itu, Duta Besar Qatar HE Dr Sultan Bin Mubarak Saad Al-Dosari menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat Pemerintah Kota Surakarta.

Ia menilai Surakarta memiliki potensi besar di bidang budaya, pendidikan, dan pengembangan kota yang dapat menjadi dasar kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Qatar juga mengungkapkan ketertarikannya terhadap kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Kota Surakarta, khususnya keberadaan berbagai museum yang dinilai memiliki nilai edukasi dan pelestarian warisan budaya yang kuat.

Menurutnya, museum-museum di Solo menjadi salah satu daya tarik yang mencerminkan identitas kota sekaligus berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya bertaraf internasional.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Respati Ardi menyampaikan pelestarian warisan budaya merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan Solo sebagai Wellness City 2030.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surakarta terus berupaya mengembangkan museum, kawasan cagar budaya, serta ruang-ruang edukasi budaya agar semakin dikenal oleh masyarakat internasional.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Pemerintah Kota Surakarta berharap komunikasi yang telah terjalin dapat segera ditindaklanjuti melalui berbagai bentuk kerja sama strategis, sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Qatar. (Ariyanto)

Komentar