PRM Jetis-2 Gelar Kajian Pimpinan ke-10, Bahas Kehidupan dalam Seni dan Budaya.

banner 468x60

Portalika.com [SUKOHARJO] – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jetis-2 menggelar kajian putaran ke-10 bersama ustadz Bimawan Syamsudin, SP, Wakil Sekertaris PDM Sukoharjo di Masjid Al-Amin Kp Denokan, Jetis, Sukoharjo, Jumat malam, 17 Oktober 2025.

Panitia Ir Rudy Setyohadi mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada takmir Masjid Al-Amin yang telah memberikan tempat untuk kajian malam hari ini.

banner 300x250

“Kajian Pimpinan Muhammadiyah Ranting Jetis diadakan setiap bulan dengan materi memperkenalkan apa saja gerakan Muhammadiyah,” jelasnya.

Materi kajian ke-10, yakni Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah Islami dengan mengusung tema Kehidupan dalam Seni dan Budaya. Tema ini penting dikarenakan di dalam kehidupan masyarakat terdapat pandangan yang saling kontradiksi, ada yang kebablasan tetapi ada juga yang babar blas tidak memperkenan seni apapun.

“Pandangan dan sikap Muhammadiyah sudah jelas tentang seni dan budaya, kami berharap kajian ranting bisa memberikan pencerahan kepada warga, masyarakat kaum muslimin tentang seni dan budaya,” ujarnya.

Ustadz H Bimawan Syamsudin, SP dalam kajiannya yang bertema “Kehidupan Dalam Seni dan Budaya,” deni adalah fitrah setiap insan. Tidak bisa lepas dari kehidupan setiap insan.

Bahkan Nabi SAW juga bersabda, “Alloh itu indah dan menyukai keindahan”. Karya seni hukumnya boleh, selama tidak mengarah kepada fasad (kerusakan), dharar (bahaya), isyyan (kedurhakaan), dan ba’id ‘anillah (terjauhkan dari Alloh).

Seni rupa yang objeknya makhluk bernyawa, ujarnya hukumnya boleh, apabila dipakai untuk kepentingan pengajaran, ilmu pengetahuan, dan sejarah serta menjadi haram jika membawa kepada kedurhakaan dan kemusyrikan.

“Seni suara baik seni vokal maupun instrumental, boleh, selama tidak melanggar norma-norma agama,” lanjutnya. (Begug SW)

Komentar