Portalika.com [BOYOLALI] – SDIT Insan Cendekia Boyolali mengadakan shubuh berjama’ah dan kajian pagi bersama siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar, Sabtu (9/3).
Acara ini merupakan puncak dari rangkaian milad ke-15 sekolah yang mengusung tagline Presiden.
Kepala sekolah, Siti Rohmiyatun, mengatakan bahwa puncak milad ini juga sekaligus untuk menyambut datangnya Ramadhan 1445 H.
“Pada acara ini kami mengambil tema ‘The Journey of Lentera Tasbih Lengkapi Terangnya Ramadhan dengan Takwa, Sabar, dan Kasih’”, buka Siti.
“Alhamdulillah banyak peserta yang datang bahkan sampai serambi masjid pun penuh dengan jama’ah. Beberapa dari mereka ada yang berangkat pukul 03.00 WIB dari rumah. Ini menunjukkan antusiasme peserta cukup tinggi,” tambah Siti.
Siti menambahkan bahwa setelah subuh dan kajian semua peserta disediakan sarapan gratis.
Hadir sebagai imam sekaligus penceramah adalah Muhammad Amri dari Pondok Pesantren Darul Fath, Boyolali.
Dalam ceramahnya Amri menguraikan keutamaan-keutamaan Ramadhan. Diantaranya adalah dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka.
“Sayangnya kita sering lalai memanfaatkan Ramadhan dengan baik. Di awal semangat tapi saat akhir melemah. Ini bisa dilihat dari jama’ah shalat yang berkurang di akhir Ramadhan karena sibuk menyiapkan lebaran,” tutur Amri.
Amri menambahkan bahwa kurangnya semangat memaksimalkan ibadah saat Ramadhan bisa jadi karena adanya noda hitam yang ada di hati.
“Mari kita bersihkan hati kita dalam menyambut Ramadhan kali ini dengan takwa, sabar, dan kasih agar waktu yang tersedia tidak sia-sia,” tutup Amri.












Komentar